Nilam Sari mengembangkan usaha BRILink Agen hingga memiliki 15 gerai di kawasan perkebunan dan industri di Medan, Sumatera Utara. (Foto: Istimewa).

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, Nilam membuka gerainya setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 23.00. Layanan tersebut menjadi alternatif bagi warga ketika kantor bank belum beroperasi, antrean di bank terlalu panjang, atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM) kehabisan uang tunai.

Dalam mengembangkan usahanya, Nilam mendapat pendampingan dari Sri Wahyuni, Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) Branch Office BRI Medan Gatot Subroto. 

Melalui komunikasi dan pendampingan kepada para agen, Wahyuni mendukung pengembangan usaha sekaligus menjaga keberlanjutan layanan BRILink Agen.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa perjalanan Nilam mencerminkan peran BRILink Agen dalam memperluas akses keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Konsistensi Nilam selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa BRILink Agen dapat berkembang dengan memahami kebutuhan masyarakat. BRI terus memperkuat peran para agen agar layanan keuangan semakin mudah dijangkau, sekaligus membuka peluang usaha dan mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” ucap Dhanny.

Hingga akhir September 2026, BRI telah memiliki lebih dari 1 juta BRILink Agen yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa atau sekitar 80 persen desa di Indonesia. Jaringan tersebut mencatat sekitar 750 juta transaksi dengan volume transaksi (sales volume) mencapai Rp1.270 triliun.

Aktivitas BRILink Agen juga menghasilkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) sebesar Rp1,3 triliun serta mendukung penghimpunan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) sebesar Rp32 triliun.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network