Personel Polda Sumut melakukan evakuasi korban tewas akibat banjir dan longsor. (Foto: Ist)

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto turut turun langsung memimpin penanganan Bencana Sumut 2025. Ia melakukan pemantauan udara, inspeksi darat, pemberian bantuan serta koordinasi percepatan pemulihan.

Polda Sumut juga menjadi tim pertama yang tiba di Pandan, ibu kota Tapteng, salah satu pusat bencana terburuk. Kehadiran pimpinan di lapangan memperkuat proses evakuasi dan pengendalian situasi.

Kesulitan komunikasi yang dialami warga dan tim evakuasi menjadi tantangan besar dalam Bencana Sumut 2025. Untuk mengatasinya, Polda Sumut menyediakan layanan internet dan perangkat komunikasi pertama di lokasi terdampak.
Peralatan yang disiagakan meliputi 5 unit Starlink, 60 radio komunikasi Harris, 1 mobil repeater, 1 mobil Komob, serta 1 drone pemantau.

Langkah ini sangat membantu warga menghubungi keluarga dan memperlancar koordinasi SAR. Dengan cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, seluruh personel Polda dan Polres jajaran tetap siaga penuh. Sinergi besar antarinstansi dalam Bencana Sumut 2025 menjadi bukti nyata komitmen Polri untuk hadir dan membantu masyarakat dalam situasi paling sulit.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network