2 Pengemudi Ojol di Medan jadi Korban Keganasan Geng Motor

Stepanus Purba ยท Senin, 14 Februari 2022 - 19:18:00 WIB
2 Pengemudi Ojol di Medan jadi Korban Keganasan Geng Motor
Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Dua orang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Medan menjadi korban keganasan sekelompok geng motor, Minggu (13/2/2022) dinihari. Kedua pengemudi ojol tersebut yakni Dicky Pranta (19) dan Rohit Amim Dilon (22). 

Kedua pengemudi ojol tersebut menjadi korban penganiayaan sekelompok geng motor di kawasan Lapangan Merdeka, Kota Medan. Akibatnya, keduanya menderita luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan intensif. 

Rohit korban penganiayaan anggota geng motor tersebut mengaku tidak tahu penyebab dia bersama temannya Dicky dianiaya anggota geng motor tersebut. Saat itu, dia melihat rekannya terlebih dahulu dianiaya para pelaku. 

"Saat itu Dicky dipukuli. Saya datang untuk melerainya. Tapi selesai dipisahkan mereka masih menaruh dendam," kata Rohit, Senin (14/2/2022). 

Setelah itu, Rohit kemudian pulang ke rumahnya. Nahas, kelompok geng motor tersebut ternyata mengikutinya dan menendang sepeda motor miliknya. 

"Ketika saya mau pulang, saya ditendang oleh kelompok itu juga. Saya jatuh dan saya tidak ingat apapun lagi," ucapnya.

Sementara itu, Dicky yang juga berada di rumah Rohit mengatakan bahwa ia tidak tahu apa yang menyebabkan geng motor menghakiminya.

"Saya duduk tiba-tiba mereka mukuli saya. Yang mukul mata saya ada satu orang. Lalu yang lain menendangi badan saya," katanya.

Pascakejadian tersebut, Dicky dan Rohit kemudian di bawa warga ke RS Vina Estetica Jalan Iskandar Muda untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah itu, keduanya kemudian membuat laporan ke Polrestabes Medan tertanggal 13 Februari 20221. 

"Laporan kami tertuang dalam Nomor Laporan STTLP/B/517/lI/Yan/2.5/2022/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 13 Februari 2022. 

Dicky berharap agar petugas kepolisian bisa menangkap para pelaku yang menganiaya dirinya. Selain itu, dia berharap petugas juga semakin sering menggelar patroli untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. 

"Biasanya ada polisi patroli yang mobile di seputaran Lapangan Merdeka. Kami berharap dengan kepemimpinan Pak Kombes Pol Valentino Tatareda ini supaya pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block

Bagikan Artikel: