2.000 Ekor Babi di Medan dan Deliserdang Mati Mendadak, Peternak Merugi

Ahmad Ridwan Nasution ยท Rabu, 30 November 2022 - 20:30:00 WIB
2.000 Ekor Babi di Medan dan Deliserdang Mati Mendadak, Peternak Merugi
Ribuan ternak babi milik warga mati mendadak di Medan dan Deliserdang diduga akibat virus ASF. (Foto : iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Sedikitnya 2.000 ekor babi mati mendadak di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Kematian ribuan ternak ini diduga karena penyakit flu babi.

Ketua Gerakan Peternak Babi Indonesia (PBI) Heri Ginting mengatakan, akibat kejadian ini para peternak merugi hingga miliaran.

"Kematian ribuan babi ini menyebabkan peternak mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp8 miliar," ujarnya, Rabu (30/11/2022).

Dia mengatakan, babi yang mati kebanyakan memiliki ciri-ciri terkena virus African Swine Fever (ASF). Ternak babi mengalami demam dan tidak mau makan, kemudian mati mendadak. Dari seluruh babi yang mati, kebanyakan menyerang indukan.

"Babi indukan milik saya 15 ekor mati dalam sepekan terakhir ini," ucapnya.

Menurutnya, ribuan ternak babi mati mendadak sejak September 2022. Kondisi ini sangat merugikan peternak, apalagi permintaan daging babi meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru 2023. 

Heri meminta pemerintah kabupaten dan provinsi untuk menyediakan vaksin agar kematian ternak babi dapat diantisipasi. Dia juga meminta agar babi-babi yang terjangkit virus dibeli pemerintah dan dimusnahkan. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsSumut di Google News

Bagikan Artikel: