6 Desa di Sergai Bakal Jadi Pilot Project Desa Ramah Perempuan dan Anak

Wahyudi Aulia Siregar · Jumat, 17 Juni 2022 - 11:47:00 WIB
6 Desa di Sergai Bakal Jadi Pilot Project Desa Ramah Perempuan dan Anak
Bupati Darma Wijaya saat menemui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, Kamis (16/6/2022). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 6 desa di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara akan menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi pengembangan desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA). Selain DRPPA, desa ini juga diharapkan mampu menurunkan angka stunting. 

Hal ini dilontarkan Bupati Darma Wijaya saat menemui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Darma Wijaya mengungkapkan pembentukan desa ramah perempuan dan peduli anak ini bertujuan untuk menurunkan angka kekerasan di Kabupaten Serdang Bedagai.

"Sebanyak 6 desa ini akan menjadi pilot project yakni Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Cinta Air dan Sei Naga Lawan di Kecamatan Perbaungan, Desa Dolok Sagala Kecamatan Dolok Masihul, Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan dan Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin," katanya.

Selain itu, DRPPA ini juga diharapkan mampu menurunkan angka stunting. 

"Di DRPPA ini, masyarakat akan diberikan pemahaman dan inovasi mengenai manfaat ikan lele dan ikan gabus dalam penanganan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyambut baik program DRPPA ini. Dia pun akan mendukung penuh kegiatan tersebut. 

"Ini sebagai langkah inovasi Pemda dalam mendukung penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak secara Nasional. Begitu juga Stunting, melalui kegiatan ini juga secara Nasional angkanya dapat turun," katanya.

Sebelumnya Kadis P2KBP3A Kabupaten Serdang Bedagai Helmi menambahkan bahwa angka pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun lalu sekitar 35 laporan. 

"Ditahun ini, hingga April laporan kekerasan sebanyak 13 laporan dengan rincian 10 kasus kekerasan terhadap anak dan 3 kekerasan terhadap perempuan," katanya.

Begitu juga angka stunting di Kabupaten Serdang Bedagai hingga kini mencapai 826 kasus dan ditargetkan pada tahun 2024 turun menjadi 14 persen.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsSumut di Google News

Bagikan Artikel: