Anak Perempuan yang Disiksa Ibu di Simalungun Kini Tinggal dengan Ayah Tiri, Pelaku Kabur

Dharma Setiawan · Kamis, 24 Oktober 2019 - 17:04:00 WIB
Anak Perempuan yang Disiksa Ibu di Simalungun Kini Tinggal dengan Ayah Tiri, Pelaku Kabur
Tejo, ayah tiri Febi yang menjadi korban penganiayaan ibu kandungnya. (Foto: iNews.id/Dharma Setiawan)

SIMALUNGUN, iNews.id – Anak perempuan di Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) yang disiksa ibu kandungnya karena dituduh mencuri kini dikembalikan ke ayah tirinya untuk dirawat. Sementara ibu korban sekaligus pelaku penganiayaan kabur dengan membawa bayi, sesaat setelah diamankan polisi.

Febi (8) kini tinggal berdua dengan ayah tirinya Tejo. Mereka tinggal di rumah semi permanen di tengah perkebunan milik warga di Desa Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Bangunan semi permanen ini berdiri di tengah ladang warga yang sedikit jauh dari rumah warga. Tejo dan Vanda memang bekerja menjaga kebun yang ditanami pohon jeruk.

“Saya hanya bisa pasrah dengan kasus ini, saya terima dengan lapang yang penting Febi sekarang tinggal sama saya di sini, kalau bosan di rumah bisa ikut ke ladang” katanya, Kamis (24/10/2019).

Vanda Siahaan, ibu kandung sekaligus pelaku kekerasan terhadap Febi diketahui melarikan diri sesaat setelah diamankan ke Polsek Dolok Panribuan. Saat dikonfirmasi terkait kaburnya pelaku, polisi masih enggan memberikan tanggapan.

Febi mengaku sering dianiaya ibu kandungnya di rumah. Dia dipukul dengan berbagai benda yang ada semisal disabet dengan selang air, dipukul dengan sandal bahkan kursi plastik. Terakhir, saat diselamatkan warga, Febi sedang dihukum dengan direndam di dalam tong air.

“Sering dipukul sama mama, pake selang, kadang sandal atau kursi,” kata Febi saat ditanya warga.

Pelaku diduga mengalami masalah dengan tingkat emosinya akibat himpitan ekonomi.

Sebelumnya, Febi dianiaya Vanda Siahaan yang juga ibu kandungnya dengan cara dimasukkan ke dalam drum air, Minggu (20/10/2019). Anak kecil ini dituduh mencuri di rumahnya.

Korban diselamatkan tetangganya, Erwisno Sitepu yang tidak sengaja mendengarnya menangis. Warga lalu membawa Febi untuk diperiksa ke puskesmas setempat.

Saat diperiksa, bagian mata Febi terlihat lebam dan bengkak. Di punggung terdapat luka merah kebiruan. Di bagian kepala, paha hingga kaki juga terdapat banyak luka.

Warga lalu melaporkan kasus ini ke polisi. Sayangnya, usai diamankan, pelaku berhasil kabur dan kini belum diketahui keberadaannya.

Editor : Umaya Khusniah