Antisipasi Penyebaran Korona, Edy Rahmayadi Tunda Sumut Fair 2020

Stepanus Purba ยท Sabtu, 21 Maret 2020 - 16:58 WIB
Antisipasi Penyebaran Korona, Edy Rahmayadi Tunda Sumut Fair 2020
Penyelenggaran Sumut Fair 2020 di Kota Medan, Sumut, ditunda untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menunda pelaksanaan Sumut Fair 2020 untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Penundaan penyelenggaran acara tahunan tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi lewat surat maklumat.

Surat maklumat ditujukan Edy Rahmayadi kepada direktur PT Pembangunan Prasaranan Sumut, Kamis (19/03/2020). Melalui maklumat itu, Edy mengatakan, tiga dasar menjadi landasan penundaan pelaksanaan Sumut Fair 2020.

Pertama, berdasarkan pernyataan resmi WHO tentang penetapan pandemi global virus korona dan langkah antisipasi terhadap perluasan dan penularan infeksi Covid-19. Kedua, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pembentukan Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona.

Ketiga, berdasarkan surat edaran Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan organisasi pemerintah. Disebutkan, seluruh penyelenggaraan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta baik di lingkungan instansi pusat maupun daerah agar ditunda atau dibatalkan.

“Dengan ini diminta agar pelaksanaan Sumut Fair 2020 yang seyogyanya dilaksakan tanggal 20 Maret 2020 sampai 20 April 2020 ditunda sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” perintah Edi Rahmayadi dikutip dari maklumat tersebut.

Surat maklumat itu juga ditembuskan kepada DPRD Sumut, bupati dan wali kota se-Sumut, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Sumut.

Sementara Direktur PT Harmony Muda Inovasi (HMI) Pemiga Orba Yusra selaku penyelenggara Sumut Fair 2020 mengapresiasi keputusan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang mengeluarkan maklumat untuk menunda Sumut Fair 2020 untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Dari sisi sosial dan kemanusiaan, kami sangat mengapresiasi tindakan yang sudah dilakukan Gubernur Sumut dengan menunda penyelenggaraan Sumut Fair 2020. Kita semua paham aspek kemanusiaan harus kita kedepankan,” kata Pemiga.

Pemiga mengakui, penundaan kegiatan Sumut Fair 2020 mengakibatkan penyelenggara dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kegiatan akbar di Sumut ini mengalami kerugian. Namun, saat ini yang paling penting keselamatan masyarakat dari virus yang telah memakan banyak korban jiwa itu.

“Memang dari segi bisnis bakal muncul kerugian. Tapi, yang pastinya kegiatan ini bukan hanya bisnis semata. Banyak hal yang harus kita perhatikan seperti sisi kemanusiaan dan kesehatan,” katanya.

Dia menambahkan, penyelenggara juga sudah membahas bersama PT PPSU selaku BUMD yang menangani penyelenggaraan Sumut Fair 2020, untuk penanggulan resiko-resiko yang muncul akibat penundaan kegiatan itu. Dia juga meminta maaf kepada masyarakat Sumut atas penundaan Sumut Fair.

“Harapan kita situasi segera pulih dan pemerintah mampu segera menyelesaikan masalah yang menjadi momok bagi masyarakat ini. Kita berharap kegiatan akbar ini bisa segera terselenggara setelah Lebaran dan bertepatan dengan libur sekolah pada Juni mendatang,” katanya.


Editor : Maria Christina