Antisipasi Virus Corona, Rumah Sakit Adam Malik Siagakan 20 Dokter Spesialis

Stepanus Purba ยท Jumat, 24 Januari 2020 - 17:10 WIB
Antisipasi Virus Corona, Rumah Sakit Adam Malik Siagakan 20 Dokter Spesialis
Koordinator Tim Penanganan Virus Korona RSUP Adam Malik Medan , dr. Ade Rahmaini (Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan menyiagakan 20 dokter untuk mengantisipasi virus korona. Tim kedokteran ini diberi nama tim Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (Pinere).

"Di dalamnya termasuk ada dokter paru, penyakit dalam, spesialis anestesi, THT, PPA dan 20 dokter itu sudah ada SK nya dari direktur," kata Koordinator Tim Penanganan Virus Korona RSUP HAM, dr. Ade Rahmaini Jumat (24/1/2020).

BACA JUGA: Dinkes Pastikan Suspect Pneumonia akibat Virus Corona Belum Ditemukan di Sumut

Ade Rahmaini menambahkan, RSUP Haji Adam Malik memiliki kesiapan sumber daya dalam menangani virus Korona. Begitu juga dalam hal alur update dari Kementerian Kesehatan. Tak hanya itu, RSUP Haji Adam Malik juga sudah memiliki 11 ruang isolasi.

"Kalau untuk kesiapsiagaan, ini sudah ada dari 2004 mulai dari menangani kasus flu burung ini sudah ada dan siap," kata dia.

Ade Rahmaini sedikit merinci ciri-ciri virus korona, beberapa di antaranya seperti adanya gejala sesak, batuk kering, demam, lemas. Namun demikian, pihaknya lebih mengutamakan kewaspadaan pada yang memiliki riwayat bepergian ke China.

"Tapi terutama ada riwayat bepergian ke Cina, kita lebih aware di situ. Gejalanya bisa ringan dan berat. Ringan pun, kalo ada riwayat berpergian ke Cina, akan kita evaluasi," tuturnya.

Virus Korona ini menyerang pernafasan, penularannya bisa melalui udara, air ludah. Sehingga, untuk pencegahannya, jika batuk dan pilek harus memakai masker, selalu cuci tangan setelah menyentuh mulut, hidung dan mata.

BACA JUGA: Menkes Terawan Minta Masyarakat Tak Panik Soal Isu Virus Corona di Jakarta

Dalam mekanisme rujukan pasien melalui pengukur suhu tubuh yang ada di bandara Kualanamu maupun Pelabuhan Belawan, masyarakat yang masuk ke Indonesia apabila suhu tubuhnya di atas 38 derajat maka oleh petugas KKP akan dilakukan pemeriksaan.

"Selanjutnya, bila disinyalir masyarakat tersebut membawa virus emerging seperti virus korona, Mers-CoV, SARS atau lainnya, maka akan langsung dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik selaku rumah sakit rujukan utama," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto