Bayi Kembar Siam Asal Labuhanbatu Direncanakan akan Operasi Pemisahan di Usia 9 Bulan

Stepanus Purba ยท Rabu, 18 Desember 2019 - 14:47 WIB
Bayi Kembar Siam Asal Labuhanbatu Direncanakan akan Operasi Pemisahan di Usia 9 Bulan
Ilustrasi bayi kembar. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Kondisi bayi kembar siam buah hati dari Supono (33) dan Nur Rahmawati (25) asal Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, masih mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Keduanya direncakan akan menjalani operasi pemisahan saat memasuki usia sembilan bulan.

"Bayi kembar masih dirawat di ruang khusus intensif bayi baru lahir NICU. Tapi memang masih dalam tahap pemeriksaan dokter," kata Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy, Rabu (18/12/2019).

Namun demikian, kondisi bayi kembar dempet perut ini terus menunjukkan perkembangan yang baik dari hari ke hari. Keduanya masih dalam pengawasan tim dokter RSUP Adam Malik.

Rosario mengatakan tim dokter tidak menemukan adanya indikasi emergency operation atau tidak perlu dilakukan secepatnya. Jadi diputuskan bayi ini akan dioperasi ketika sudah menginjak usia sembilan bulan.

“Tapi itu tergantung kondisi bayi, bisa lebih cepat bisa juga lebih lama," katanya.

Sementara itu, ayah bayi kembar Supono mengatakan kondisi bayi kembarnya terus membaik. “Memang kemarin sempat drop, tapi wajar namanya anak-anak,” katanya.

Dia juga mengatakan kondisi istri juga membaik dan sudah bisa jalan tanpa memakai bantuan. “Saya berdoa terus agar bayi kembar saya ini terus membaik kondisinya," kata Supono.

Sebelumnya, bayi kembar siam dempet perut kembali lahir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Senin (9/12/2019). Bayi kembar berjenis kelamin laki-laki ini merupakan anak kedua dan ketiga dari pasangan Supono dan Nur Rahmawati asal Labuhanbatu.

Bayi kembar siam dempet perut itu lahir dengan berat badan 2,64 kilogram dengan panjang 39 sentimeter. Keduanya lahir dengan operasi sesar dan kondisi lemah sehingga masih mendapat perawatan intensif di ruang NICU RSUP Haji Adam Malik.


Editor : Umaya Khusniah