Bayi Kembar Siam di RSUP Adam Malik Sudah 2 Bulan, Operasi Pemisahan Belum Dijadwalkan

Stepanus Purba ยท Sabtu, 22 Februari 2020 - 16:30 WIB
Bayi Kembar Siam di RSUP Adam Malik Sudah 2 Bulan, Operasi Pemisahan Belum Dijadwalkan
Bayi kembar siam dempet perut asal Kabupaten Labuhanbatu yang lahir di RSUP Haji Adam Malik Medan, Senin (9/12/2019) lalu. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.idBayi kembar siam dempet perut saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan. Hingga kni, kondisi kedua bayi asal Kabupaten Labuhanbatu yang sudah berumur dua bulan tersebut semakin baik.

Walaupun sudah berumur dua bulan, tim dokter RSUP Haji Adam Malik belum menjadwalkan operasi pemisahan terhadap kedua bayi. Hal ini karena bayi masih dalam kategori Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

“Untuk pemisahan belum tahu karena kondisi berat badannya masih jauh sekali dari normal,” kata Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, Jumat (21/2/2020).

Selain melihat pertimbangan berat badan bayi, untuk operasi pemisahan harus mempertimbangkan kematangan organ tubuh. Saat ini, RSUP Haji Adam Malik masih fokus untuk menaikkan berat badan bayi.

“Artinya karena BBLR, kondisi umumnya belum begitu bagus. Jadi fokus utama untuk menaikan berat badan dan memperbaiki kondisi dulu. Baru nanti selanjutnya akan ada pemeriksaan ke arah sana,” katanya.

Rosa menyebutkan, bayi kembar siam tersebut sudah dirawat di Ruang Perinatologi khusus setelah dipindahkan dari ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Bayi kembar siam tersebut juga sudah tidak lagi menggunakan ventilator dan alat bantu lain apapun.

“Saat ini beratnya sudah 5.640 gram dari sebelumnya yang hanya 2.640 gram. Namun ini juga belum ideal,” ujarnya.

Rosa menambahkan, saat ini kebutuhan dari bayi kembar siam ini relatif terpenuhi karena orang tuanya cukup banyak mendapatkan bantuan. Keduanya juga sudah meminum ASI meskipun masih harus dibantu susu formula khusus untuk bayi prematur.

“Untuk biaya pengobatan dari bayi, dicover penuh oleh BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Diketahui, bayi kembar siam asal Labuhanbatu berjenis kelamin laki-laki lahir dengan berat 2.640 gram dan panjang 39 cm, pada Senin (9/12/2019) lalu di RSUP HAM. Bayi kembar siam itu dilahirkan secara sesar di rumah sakit milik Kemenkes tersebut.


Editor : Maria Christina