get app
inews
Aa Text
Read Next : Perusahaan Besar Kelapa Sawit Ditetapkan Tersangka Kasus Perusakan Lingkungan di Pelalawan

Bentrok Berdarah di Perkebunan Sawit Asahan, 2 Karyawan Tertembak di Kepala

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:40:00 WIB
Bentrok Berdarah di Perkebunan Sawit Asahan, 2 Karyawan Tertembak di Kepala
Petugas mengamankan senjata angin yang dipakai sekelompok warga untuk menembak dua karyawan perkebunan sawit. (Foto: iNews)

ASAHAN, iNews.id – Bentrok berdarah pecah di area perkebunan kelapa sawit swasta Kuala Piasa, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Senin (18/5/2026) malam. Akibat peristiwa tersebut, dua karyawan kebun sawit mengalami luka tembak di bagian kepala dan kaki akibat diterjang peluru senapan angin.

Kerusuhan ini dipicu oleh tindakan perlawanan dari sekelompok warga yang diduga merupakan penggarap liar saat hendak diusir oleh petugas keamanan kebun karena kedapatan menjarah buah sawit.

Peristiwa mencekam ini bermula ketika petugas keamanan internal perkebunan sedang melakukan patroli rutin di area blok tanaman. Saat menyisir lokasi, petugas memergoki sejumlah orang tengah melakukan pemanenan dan pengambilan buah sawit secara ilegal. 

Petugas kemudian berupaya menghalau dan mengusir kelompok warga tersebut agar keluar dari area Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Namun, tindakan tegas petugas justru direspons dengan perlawanan fisik yang agresif oleh massa.

"Kericuhan tidak terhindarkan karena massa berusaha melakukan perlawanan dengan petugas keamanan kebun saat mencoba dihalau keluar dari area kebun," ujar Manager Social Security dan Legal PT. BSP Kisaran, Yudha Andriko, Selasa (19/5/2026). 

Di tengah situasi yang semakin kacau dan memanas, salah seorang warga nekat melepaskan tembakan menggunakan senjata jenis senapan angin ke arah petugas keamanan.

Tembakan tersebut mengenai dua karyawan kebun yang berada di barisan depan. Beruntung, meski situasi sempat mencekam, karyawan lain di lokasi dengan sigap berhasil meredam situasi dan meringkus sang eksekutor. 

Akibat luka tembak yang cukup parah, kedua korban yang bersimbah darah langsung dievakuasi dari area perkebunan.

Saat ini, keduanya tengah mendapatkan perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Katarina Kisaran karena menderita luka robek serius di bagian kepala dan kaki. 

Aparat kepolisian dari Polres Asahan kini telah turun tangan dan memasang garis polisi di lokasi bentrokan. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mendalami aktor intelektual di balik penjarahan kelapa sawit yang berujung pada aksi penembakan tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut