Bersiap Hadapi New Normal, Pemko Medan Terbitkan Perwal

Stepanus Purba · Rabu, 01 Juli 2020 - 10:10 WIB
Bersiap Hadapi New Normal, Pemko Medan Terbitkan Perwal
Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Memasuki era new normal, Pemerintah Kota Medan menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru. Perwal ini nantinya akan mengatur aktivitas masyarakat Kota Medan di tengah pandemi Covid-19.

Perwal tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru disampaikan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2020). Akhyar mengatakan, perwal ini nantinya akan mengatur kultur masyarakat untuk beradapatasi di masa new normal.

“Kita saat ini giat mengubah kultur masyarakat agar dapat beradaptasi dengan keadaan normal baru yang sebentar lagi akan kita masuki. Dengan menyiapkan Perwal tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru, masyarakat dapat melakukan aktivitas di tengah pandemi Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan,” kata Akhyar.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Kota Medan tembus di angka lebih dari 1.000 orang per Selasa (30/6/2020). Data terkini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, total ada 1.006 warga Medan yang terpapar virus corona.

Melalui akun resmi covid19.pemkomedan.go.id Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan menginformasikan adanya penambahan 41 kasus baru dari sebelumnya berjumlah 965 orang.

Dari total 1.006 kasus positif Covid-19 tersebut, sebanyak 258 orang berhasil sembuh. Sementara untuk pasien yang meninggal dunia bertambah tiga sehingga total menjadi 61 orang. Dan ada 687 orang masih dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19.

Kemudian untuk pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 saat ini berjumlah 122 orang dan orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 27 orang.

Kota Medan masih menjadi penyumbang terbesar kasus Covid-19 di Sumatera Utara hingga di atas 50 persen. Total saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumut sebanyak 1.551 orang, 406 sembuh dan 92 meninggal dunia.


Editor : Stepanus Purba