BMKG Deteksi 7 Titik Panas di Nias Selatan, Tersebar di 3 Kecamatan

Stepanus Purba ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 16:02 WIB
BMKG Deteksi 7 Titik Panas di Nias Selatan, Tersebar di 3 Kecamatan
Ilustrasi titik panas. (Foto: dokumen iNews)

MEDAN,iNews.id - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebanyak tujuh titik panas (hotspot) di Kabupaten Nias Selatan (Nisel). Berdasarkan pemantauan, ketujuh titik tersebut tersebar di tiga Kecamatan.

"Dari hasil pantauan sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, SNPP dan NOAA20) terdapat tujuh titik panas kategori sedang di wilayah Propinsi Sumatera Utara," ujar Kepala BMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan, Selasa (26/5/2020).

Pantauan satelit, dua titik panas terdapat di Kecamatan Aramo. Titik panas tersebut masing-masing berada Bujur 97.7757 dan Lintang 0.7284 serta Bujur 97.7590 dan Lintang 0.7344.

Selanjutnya, sebanyak empat titik panas terdapat di Kecamatan Lahusa. Titik panas itu tepatnya tersebar di Bujur 97.7835 dan Lintang 0.7339, Bujur 97.7981 dan Lintang 0.7405, kemudian Bujur 97.7830 dan Lintang 0.7381, serta Bujur 97.7778 dan Lintang 0.7459,

"Terakhir, satu titik panas terdapat di Kecamatan Gomo, tepatnya pada Bujur 97.7586 dan Lintang 0.7687," katanya.

Sementara itu, berdasarkan catatan BMKG di Pulau Sumatera terdapat sebanyak 54 titik panas dengan kategori sedang yang tersebar di Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu dan Sumsel. Titik panas terbanyak yakni terdapat di Provinsi Bengkulu diikuti Sumsel.


Editor : Stepanus Purba