get app
inews
Aa Text
Read Next : Usai Banjir Bandang, Distribusi Makanan di Aceh Tenggara Terkendala Kelangkaan BBM

Brimob Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tebingtinggi, Ribuan Rumah Terendam

Jumat, 27 November 2020 - 19:15:00 WIB
Brimob Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tebingtinggi, Ribuan Rumah Terendam
Brimob Polda Sumut membantu evakuasi barang dan korban banjir di Tebingtinggi. (Foto: Antara)

TEBING TINGGI, iNews.id - Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengirimkan sejumlah personel ke lokasi banjir di Kota Tebingtinggi, untuk membantu mengevakuasi korban. Para personel juga membantu mengatur arus lalu lintas di seputaran lokasi banjir guna mengantisipasi kemacetan.

"Sebanyak 25 personel Brimob Batalyon B Pelopor Tebingtinggi yang turun ke lokasi banjir," kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol, Abu Bakar Tertusi, Jumat (27/11/2020.

Dia menyebutkan para personel dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, baik warga maupun barang-barang yang masih bisa dipergunakan, dari lokasi banjir ke tempat yang relatif aman.

"Untuk saat ini, kami lakukan evakuasi barang-barang milik warga korban banjir serta lakukan bakti kebersihan di rumah-rumah warga,” katanya.

Banjir yang terjadi di Kota Tebingtinggi merendam sedikitnya 3.122 rumah yang berada di lima kecamatan. Banjir disebabkan meluapnya air Sungai Padang akibat intensitas hujan yang tinggi.

Banjir kiriman dari hulu sungai di Kabupaten Simalungun ini merendam lima kecamatan dan 13 kelurahan di Tebingtinggi. Lokasi terparah di Kelurahan Bandar Utama dan Badak Bejuang, Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Di lokasi tersebut, sedikitnya 400 rumah terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter atau setinggi dada orang dewasa.

Mulkan Siregar seorang warga yang terdampak banjir mengatakan, air mulai masuk ke pemukiman sejak dini hari. Banjir ini memang kerap terjadi, namun kali ini merupakan yang terparah. Sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah yang diterima warga.

"Tiap tahun begini. Sudah empat kali banjir dalam sebulan ini," ujar Mulkan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebingtinggi Wahid Sitorus mengatakan, banjir akibat meluap Sungai Padang ini merendam 3.000-an rumah warga.

"Ini banjir kiriman dari hulu Sungai Padang. Kami masih proses pendataan, sementara ini ada 3.222 rumah terdampak dengan korban 6.750 jiwa," ujar Wahid.

Saat ini, Pemkot Tebingtinggi bekerja sama dengan TNI dan polri sudah mendirikan beberapa posko pengungsian. Khususnya untuk warga yang rumahnya terendam air.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut