Bupati Labura Terkejut Diisukan Tersangka sampai Ditelepon Gubernur dan Wagub

Antara ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 13:42 WIB
Bupati Labura Terkejut Diisukan Tersangka sampai Ditelepon Gubernur dan Wagub
Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah Sitorus saat mengobrol bersama wartawan pascaisu penetapan tersangka dirinya oleh KPK. (Foto: Antara)

AEKKANOPAN, iNews.id - Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah Sitorus terkejut mendengar kabar dirinya ditetapkan sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyerahkan semua peristiwa itu kepada ketentuan Allah SWT.

Ungkapan itu diutarakannya kepada wartawan di Cafe Labas yang berada di perbatasan Asahan-Labura, Kamis (11/6/2020) dini hari.

"Saya terkejut," ucapnya.

Dia mengaku awalnya mendapat kabar soal diisukan menjadi tersangka saat dalam perjalanan menuju Medan untuk melayat adik mertuanya yang meninggal dunia, Rabu (10/6/2020). Padahal di pagi hari hingga menjelang sore, dia masih memantau pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuhhilir.

Adanya kabar itu pun membuat teleponnya nyaris tak berhenti berdering karena banyak orang ingin mengetahui kebenarannya. Bahkan Gubernur Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah juga menelepon untuk menanyakan.

Saat di Medan, lebih kurang 10 doktor dari berbagai disiplin ilmu pun bertanya padanya.

"Ada 10 doktor dan profesor yang datang saat saya minum di Suffi Cafe di Medan. Saya aja heran," kata H Buyung-sapaan akrabnya.

Selain itu, tidak sedikit Tuan Guru Batak (TGB) dan Mursyid yang menghubungi. Dia bahkan menunjukkan isi pesan singkat tersebut.

"Ini SMS dari tuan guru yang bertanya sama aku (sambil menunjukkan ke wartawan)," kata pria yang mendapat gelar Khadimul Masyaikh dari TGB Dr Ahmad Sabban Rajagukguk.

Kepala daerah yang dikenal bicara ceplas ceplos itu mengaku mengambil hikmah atas peristiwa tersebut.

"Ternyata sangat banyak orang yang peduli sama aku. Bukan hanya dari Sumut dari Jawa juga banyak yang menelepon," ucapnya.

Dari peristiwa itu, H Bujung mengaku mengambil hal positifnya.

"Saya berpikir positif dan menyerahkan semuanya kepada Allah," ujar mantan Ketua DPW Partai Bintang Reformasi (PBR) dan anggota DPRD Sumut tersebut.


Editor : Donald Karouw