Sah, Kemendagri Tetapkan Tapal Batas Aceh-Sumut di 9 Titik setelah 32 Tahun

Antara ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 12:41 WIB
Sah, Kemendagri Tetapkan Tapal Batas Aceh-Sumut di 9 Titik setelah 32 Tahun
Tapal batas antara kabupaten/kota di Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. (Foto: Dok SINDOnews)

ACEH, iNews.id - Penyelesaian tapal batas Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) telah rampung. Hal ini seiring dengan disahkannya sembilan Permendagri terkait batas antara kabupaten/kota di Aceh dan Sumut oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Informasi perampungan tapal batas ini diterima melalui Pejabat Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan yang disampaikan kepada Karo Tata Pemerintahan Setda Aceh.

"Alhamdulillah setelah puluhan tahun tidak tuntas sekarang ini sudah terselesaikan. Mudah-mudahan ini menjadi solusi dan semoga tidak lagi menjadi perdebatan antara beberapa batas wilayah di provinsi Aceh dengan Sumatera Utara," ujar Syakir, Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh di Banda Aceh, Rabu (10/6/2020).

Persoalan tapal batas dua provinsi ini terus berlarut sejak 1988. Artinya, sengketa batas wilayah telah terjadi selama 32 tahun. Karena itu, Syakir menilai tuntasnya permasalahan tapal batas di beberapa lokasi tersebut merupakan keberhasilan luar biasa dan langkah baru percepatan penegasan batas Aceh dengan Sumut.

Syakir menyebutkan, batas daerah yang telah ditetapkan berada di kawasan Kabupaten Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri melalui Direktorat Toponimi dan Batas Daerah telah menetapkan sembilan Permendagri terkait batas wilayah di Aceh dan Sumut. Yakni Permendagri tentang batas daerah Kabupaten Gayo Lues dengan Kabupaten Langkat (Sumut) melalui Permendagri Nomor 27 Tahun 2020. Selanjutnya Permendagri Nomor 28 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kabupaten Aceh Tamiang dengan Kabupaten Langkat (Sumut).

Kemudian Permendagri Nomor 29 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Aceh Tenggara dengan Kabupaten Karo (Sumut) dan Permendagri Nomor 30 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kabupaten Aceh Singkil dengan Kabupaten Tapanuli Tengah (Sumut). Lalu Permendagri Nomor 31 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kota Subulussalam dengan Kabupaten Dairi.

Atas daerah Kabupaten Aceh Tenggara dengan Kabupaten Dairi (Sumut), diatur melalui Permendagri Nomor 32 Tahun 2020. Sementara Permendagri Nomor 33 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kabupaten Aceh Tenggara dengan Kabupaten Langkat (Sumut), Permendagri Nomor 34 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kota Subulussalam dengan Kabupaten Pakpakbharat (Sumut) dan Permendagri Nomor 35 Tahun 2020 tentang Batas Faerah Kabupaten Aceh Singkil dengan Kabupaten Pakpakbharat.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Ismanto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas upaya yang luar biasa mewujudkan kesejahteraan lewat penegasan batas wilayah antara Aceh dan Sumut.

"Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat baik dari pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten/kota baik dari Aceh maupun Sumatera Utara," kata Iswanto.

Bukan hanya melibatkan pemerintah kabupaten/kota, persoalan batas wilayah ini terselesaikan juga berkat kerja sama desa atau gampong di yang bertetanggaan dari kedua provinsi tersebut.


Editor : Donald Karouw