Curah Hujan di Sinabung Tinggi, Dansatgas: Waspada Banjir Lahar Dingin

Stepanus Purba · Rabu, 14 November 2018 - 14:51 WIB
Curah Hujan di Sinabung Tinggi, Dansatgas: Waspada Banjir Lahar Dingin
Warga beraktivitas di Sungai Lau Borus. (Foto: Istimewa)

KARO, iNews.id - Selama beberapa hari terakhir, intesitas hujan di puncak Gunung Sinabung terpantau cukup tinggi. Warga sekitar diminta mewaspadai potensi banjir lahar dingin yang bisa terjadi terutama di bantaran Sungai Lau Borus.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Erupsi Gunung Sinabung, Letkol Inf Taufik Rizal mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat banjir lahar dingin dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Dikhawatirkan banjir lahar dingin datang sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan warga, mengingat saat ini curah hujan relatif tinggi. Terlebih di kawasan lereng Gunung Api Sinabung,” ujar Taufik, Rabu (14/11/2018).

Dansatgas yang juga selaku Dandim 0205/TK menyebut, sebelumnya banjir lahar dingin sudah pernah merengut korban jiwa warga Desa Kutambaru, Kecamatan Mardinding. Saat ini, banjir lahar dingin dan tanah longsor paling rawan terjadi saat ini di lereng gunung maupun di sejumlah titik ruas jalan provinsi jurusan Kabanjahe-Kutarayat, Kecamatan Namanteran.

"Selain petugas kami melakukan sosialisasi ke desa-desa yang dilewati aliran Sungai Lau Borus. Kami juga sudah memasang plang peringatan di sejumlah titik yang dianggap rawan," ujar Taufik.

Sementara itu, aktivitas Gunung Sinabung sampai saat ini masih dalam keadaan normal. Namun demikian Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Dery Alhidaya mengatakan, saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status awas untuk Gunung Sinabung.

Derry mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati zona merah Gunung Sinabung yang direkomendasikan petugas PVMBG, yaitu tujuh kilometer (km) sektor selatan tenggara, enam km sektor tenggara timur, dan empat km ke arah sektor utara timur.

“Masyarakat juga dilarang keras untuk memasuki area pembentukan danau dari Sungai Lau Borus,” Ujar Derry. 

Bagi masyarakat yang berada di seputaran aliran sungai untuk berhati-hati dan tidak mendekati kawasan aliran sungai tersebut, karena jika Bendungan Sungai Lau Borus jebol maka berdampak kepada ratusan rumah yang ada di aliran sungai.


Editor : Himas Puspito Putra