Demo di Medan, FSPMI: Pemerintah Hanya Ingat Buruh saat Hari Buruh

Stepanus Purba ยท Rabu, 01 Mei 2019 - 14:00:00 WIB
Demo di Medan, FSPMI: Pemerintah Hanya Ingat Buruh saat Hari Buruh
Ratusan buruh yang tergabung dalam FSPMI menggelar aksi unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional di depan Kantor Gubernur Sumut, Rabu (1/5/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Rabu (1/5/2019). Para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini menilai pemerintah hanya mengingat buruh saat Hari Buruh, tanpa menyelesaikan persoalan yang ada.

“Pemerintah hanya mengingat buruh saat peringatan Hari Buruh saja. Namun selesai Hari Buruh, kasus-kasus seperti upah murah, outsourcing, dan berbagai macam kebijakan mengenai buruh masih menjadi persoalan yang tidak ada solusinya,” kata Ketua FSPMI, Willy Agus Utomo.

Willy juga menilai kegiatan Hari Buruh yang diselenggarakan oleh pemerintah seperti acara pargelaran musik dan bagi-bagi hadiah akan menjadi sia-sia. Semua itu tidak memberikan dampak positif bagi kehidupan buruh.

“Kami dengan tegas menolak acara yang diselenggarakan pemerintah karena hanya menghabiskan anggaran daerah saja,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, FSPMI menuntut pemerintah untuk mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang dinilai tidak berpihak kepada buruh. Tak hanya itu, mereka juga meminta pemerintah untuk menghapus sistem kerja outsourcing, menurunkan tarif dasar listrik, dan sembako murah.

“Agenda besar tuntutan nasional kami secara garis besar yaitu kesejahteraan buruh dan demokrasi jujur dan damai. Untuk lokal kami menyoroti kasus-kasus penegakan hukum di Sumut dan lemahnya pengawasan penegakan hukum,” katanya.

Editor : Maria Christina