Demo Pembagian BLT di Madina Ricuh, Warga Bakar Balai Desa di Tengah Jalinsum

Ahmad Ridwan Nasution ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 17:51 WIB
Demo Pembagian BLT di Madina Ricuh, Warga Bakar Balai Desa di Tengah Jalinsum
Warga Huta Dame, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailin Natal membakar balai desa di tengah jalinsum saat unjuk rasa soal BLT. (foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

PANYABUNGAN, iNews.id - Pembagian bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara kembali ricuh. Sehari sebelumnya aksi warga terjadi di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu dan kali ini unjuk rasa di Desa Huta Dame, Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis (18/6/2020).

Pantauan iNews, ratusan warga Desa Huta Dame melampiaskan kekesalan dengan membakar balai desa di tengah jalan sekaligus memblokade akses jalan lintas sumatera (jalinsum). Tampak banyak kendaraan yang hendak melintas terjebak di lokasi kejadian.

Para warga yang berdemo membawa kertas berisi tuntutan dan kekecewaan atas penyaluran BLT yang dinilai tak merata. Mereka menuding perangkat desa tak adil dalam memasukan daftar nama penerima bantuan. Nama-nama pensiunan dan PNS justru terdaftar, namun warga yang tergolong kekurangan justru tak menerima bantuan.

"Kami merasa keberatan. Kami tidak mendapat bantuan, tapi perangkat desanya semua dapat," ujar seorang ibu rumah tangga sambil membawa spanduk tuntuan.

Selama aksi warga ini, Kades Huta Dame menghilang dan tak diketahui keberadaannya. Warga berdemo mencari oknum kades tersebut untuk meminta pertanggungjawabannya.

Camat Panyabungan Utara Ridho Fahlevi Lubis yang turun ke lokasi demo mengatakan, aksi warga ini berkaitan dengan penyaluran BLT. Dia juga menemui warga dan berdialog soal tuntutan soal pembagian BLT tersebut.

"Data kami di sini yang terdaftar penerima bantuan ada 100 KK. Bagaimana penyalurannya bisa merata sesuai asas kepatutan dan keadilan," katanya.


Editor : Donald Karouw