Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Tremor Terus Menerus dan Muntahkan Abu Vulkanis

Ebenezer Pinem ยท Selasa, 18 Agustus 2020 - 14:28 WIB
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Tremor Terus Menerus dan Muntahkan Abu Vulkanis
Abu Vulkanis erupsi Gunung Sinabung terus keluar tanpa henti disertai gempa tremor, Selasa (18/8/2020). (Foto: iNews/Ebenezer Pinem)

KABANJAHE, iNews.id - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali erupsi, Selasa (18/8/2020) pukul 07.30 WIB. Hingga siang hari ini, aktivitas gempa tremor masih terus terjadi.

Petugas Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pantau Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, erupsi ini memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.000 meter.

Letusan gunung api aktif ini menyebabkan hujan abu di Kota Berastagi. Abu vulkanis tampak bertebaran di jalanan maupun menempel pada kendaraan.

"Sampai siang ini tremor masih terjadi secara terus-menerus dan memuntahkan abu vulkanis tanpa henti. Ketinggian kolom abu lebih kurang 1.000 meter," ujar Armen, Selasa (18/8/2020) siang.

Dengan terjadinya letusan Sinabung, dia mengimbau warga terdampak hujan abu agar mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Warga yang beraktivitas di luar ruangan agar memakai masker dan pelindung mata untuk agar menghindari dampak buruk yang ditimbulkan abu vulkanis,” katanya.

Menurutnya, peningkatan aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang lebih besar dapat terjadi sewaktu-waktu. Sampai saat ini, statusnya masih berstatus level III Siaga.

- Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali erupsi, Selasa (18/8/2020) pukul 07.30 WIB. Hingga siang hari ini, aktivitas gempa tremor masih terus terjadi.

Petugas Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pantau Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, erupsi ini memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.000 meter.

Letusan gunung api aktif ini menyebabkan hujan abu di Kota Berastagi. Abu vulkanis tampak bertebaran di jalanan maupun menempel pada kendaraan.

"Sampai siang ini tremor masih terjadi secara terus-menerus dan memuntahkan abu vulkanis tanpa henti. Ketinggian kolom abu lebih kurang 1.000 meter," ujar Armen, Selasa (18/8/2020) siang.

Dengan terjadinya letusan Sinabung, dia mengimbau warga terdampak hujan abu agar mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Warga yang beraktivitas di luar ruangan agar memakai masker dan pelindung mata untuk agar menghindari dampak buruk yang ditimbulkan abu vulkanis,” katanya.

Menurutnya, peningkatan aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang lebih besar dapat terjadi sewaktu-waktu. Sampai saat ini, statusnya masih berstatus level III Siaga.


Editor : Donald Karouw