Hasil Semifinal Piala AFF U-19: Indonesia Gagal ke Final gegara Keputusan VAR!
Ancaman kembali datang pada menit ke-32. Haine Eames mengeksekusi tendangan bebas jarak jauh, tetapi Dafa mampu membuang bola.
Australia kembali mencoba mencetak gol pada menit ke-39. Oliver Dragicevic melepaskan tendangan voli dari sudut sempit, namun upayanya belum membahayakan gawang Indonesia.
Timnas Indonesia U-19 sempat memiliki momentum pada masa injury time babak pertama. Fabio kembali mengandalkan lemparan jarak jauh, tetapi pemain Australia mampu membaca arah bola.
Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Indonesia masih selamat dari tekanan dan menjaga asa menuju final.
Australia kembali mendapat peluang pada awal babak kedua. Jai Rose melepaskan tembakan sedikit dari luar kotak penalti, tetapi bola tidak membahayakan gawang Dafa.
Timnas Indonesia U-19 kemudian memperoleh dua peluang beruntun. Arkhan Kaka melakukan aksi individu dan mengakhirinya dengan tembakan, tetapi bola belum mengarah ke gawang. Beberapa detik berselang, Muhammad Isfandyar ikut melepaskan tembakan. Namun, sepakannya juga belum menemui sasaran.
Amlani Tatu menerima kartu kuning pada menit ke-62. Winger Australia itu mengangkat kaki terlalu tinggi saat berupaya merebut bola hingga mengenai kepala Fabio Azka.
Garuda Muda mendapatkan peluang emas pada menit ke-66. Amar Brkic melakukan penetrasi ke kotak penalti lalu mengirim umpan kepada Arkhan Kaka yang berada di muka gawang.
Namun, sontekan Arkhan Kaka tidak tepat. Peluang terbaik Indonesia itu gagal menjadi gol pembuka. Australia kemudian kembali menekan dengan penguasaan bola lebih banyak. Namun, solidnya pertahanan Indonesia membuat serangan mereka sulit masuk ke kotak penalti.
Dafa kembali melakukan penyelamatan penting pada menit ke-78. Dia menepis bola sundulan Medin Memeti yang mengarah ke rekan setimnya di depan gawang sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Amar Brkic kembali memberi pengaruh pada menit ke-80. Dia mengirim umpan terukur ke kotak penalti yang disambut sontekan Dimas Adi Prasetyo, tetapi bola masih tipis di sisi kanan gawang Australia.
Editor: Kastolani Marzuki