Ibu Rumah Tangga di Madina Luka Serius Diserang Orang Gila Berpisau saat Gendong Anak

Ahmad Husein Lubis ยท Selasa, 12 November 2019 - 00:04 WIB
Ibu Rumah Tangga di Madina Luka Serius Diserang Orang Gila Berpisau saat Gendong Anak
Syahriani (22), ibu rumah tangga asal Panyabungan yang terluka akibat diserang orang gila. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

MANDAILING NATAL, iNews.id – Seorang ibu rumah tangga di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) menderita luka serius usai mendapat serangan dari pelaku diduga pengidap gangguan jiwa. Korban diserang tiba-tiba dengan menggunakan pisau lipat saat sedang mengendong anak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Madina, dekat BNI daerah Panyabungan, Senin (11/11/2019).

Informasi yang dirangkum iNews, identitas korban diketahui bernama Syahriani (22), warga Jalan Bakti Abri, Panyabungan. Ketika itu dia sedang berjalan untuk mengantarkan pesanan online pelanggannya. Tiba-tiba muncul pelaku yang langsung menarik tangannya.

“Tangan saya yang lebih dahulu dilukai. Saat itu saya lagi gendong anak. Kawan saya bantu pegangin anak saya. Saya tidak kenal pelaku yang langsung main serang,” ujar korban dalam perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Kasus Kades Tewas dalam Rumah Pendeta di Deliserdang, Keluarga Curiga Korban Dibunuh

Selain luka di tangan, korban juga terkena serangan senjata tajam di bagian wajahnya.

“Saya lihat darah banyak keluar. Saya tak lihat senjata pelaku, namun memang dia tampak memegang sesuatu,” katanya.

Seusai kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Polisi yang mendapat laporan berhasil mengidentifikasi dan mendatangi rumah pelaku. Keterangan warga sekitar, dia memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

“Pelakunya ini seorang perempuan dan memang memiliki gangguan jiwa. Dia tak mengenal korban dan menyerangnya tanpa sebab,” ujar anggota Polsek Panyabungan Bripka Budi Ginting.

Atas kejadian ini, pelaku belum ditahan polisi karena masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaannya. Sementara korban mendapat perawatan intensif akibat luka aniaya senjata tajam.


Editor : Donald Karouw