Ini Alasan Kader PDIP Tolak Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilwako Medan

Said Ilham ยท Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:30:00 WIB
Ini Alasan Kader PDIP Tolak Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilwako Medan
obby Nasution dan Aulia Rahman saat menerima surat rekomendasi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di DPD PDIP Sumut. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id –Sejumlah kader PDIP Kota Medan menolak keputusan DPP PDIP yang merekomendasikan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Mereka yang mengaku dari Forum Exponen 98 PDIP itu beralasan pasangan Bobby-Aulia bukan kader PDIP.

Perwakilan forum exponen 98 PDIP, Gumana Lubis mengatakan, DPP PDIP seharusnya menunjuk Sekretaris DPD PDIP Sumut Sutarto atau Sekretaris DPC PDIP Medan Robi Barus untuk mendampingi Bobby di Pilwako Medan 2020.

"Kalau tadi yang mendampingi Bobby adalah saudara Sutarto atau Robi Barus mungkin kami dapat menerima," katanya, Selasa (11/8/2020).

Dia menilai PDIP memiliki sejumlah kader yang dinilai layak mendapatkan rekomendasi untuk maju mendampingi Bobby di Pilkada Medan. "Kami sangat menolak keputusan DPP PDIP yang merekomendasi saudara Bobby Nasution dan Aulia Rahman di Pilkada Kota Medan," ujarnya.

Gumana mengklaim dengan tidak adanya kader PDIP di Pilkada Medan kali ini, dukungan akar rumput partai berlambang banteng tersebut akan solid mendukung Akhyar Nasution.

Sebelumnya, PDIP secara resmi mengumumkan Bobby Nasution dan Aulia Rahman sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada 2020. Pengumuman ini disampaikan langsung Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

"Untuk Kota Medan kepada Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Haji Aulia Rahman," kata Puan Maharani saat membacakan rekomendasi melalui virtual, Selasa (11/8/2020).

Selain mengumumkan rekomendasi Pilkada Medan, Puan juga mengumumkan 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Ke-12 daerah tersebut yakni Asahan, Simalungun, Nias Utara, Nias Barat, Kota Sibolga, Kota Binjai, Kota Tanjungbalai, Labuhanbatu Utara, Toba Samosir, Karo, dan Pakpak Bharat.

Editor : Kastolani Marzuki