Istri dan 2 Mertua Pelaku Bom Bunuh Diri Masih Diperiksa di Mako Brimob Polda Sumut

Stepanus Purba ยท Kamis, 14 November 2019 - 14:02 WIB
Istri dan 2 Mertua Pelaku Bom Bunuh Diri Masih Diperiksa di Mako Brimob Polda Sumut
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto di Mako Brimob Polda Sumut, Kamis (14/11/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN,iNews.id – Istri dan dua mertua pelaku bom bunuh diri diamankan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 pascaledakan bom bunuh diri di Mapolrestabe Medan, Selasa (13/11/2019). Ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mako Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/11/2019).

“Saat ini pemeriksaan dilakukan di Brimob Polda Sumut. Namun yang melakukan pemeriksaan adalah tim gabungan,” kata Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto di Mako Brimob Polda Sumut.

Mardiaz menegaskan, ketiga orang tersebut diamankan setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mapolrestabes Medan, setelah ledakam bom bunuh diri yang diduga dilakukan Rabbial Muslim Nasution (24). Namun, hasil pemeriksan belum diketahui.

“Kami juga berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri karena sudah melakukan backup ke Polda Sumut. Tentunya jajaran Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polres Belawan, dan semua Polres juga,” ujarnya.

Mardiaz juga mengatakan, polisi sedang mengejar imam atau orang yang memberikan pengajian kepada Rabbial Muslim Nasution, terduga pelaku bom bunuh diri.

“Ini sedang kami lakukan pengejaran. Kami sudah mengantongi identitas yang diduga imam dari pelaku,” kata Mardiaz.

Polisi sebelumnya telah menggeledah rumah orang tua terduga pelaku bom bunuh diri, rumah mertua, dan rumah kontrakannya. Penggeledahan dilanjutkan ke rumah orang yang selama ini diduga memberikan pengajian kepada pelaku atau imamnya.

Mardiaz mengungkapkan, dari hasil penggeledahan di dua lokasi itu ditemukan beberapa barang bukti. Beberapa di antaranya beberapa busur panah dari besi, kemudian pipa diduga untuk membuat bom.

“Tim Labfor dan Inafis sudah melakukan olah TKP. Barang bukti itu sudah kami amankan untuk dilakukan pengembangan,” katanya.


Editor : Maria Christina