Kapolri Ingatkan Masyarakat Ada Modus Baru Perampokan lewat Penyemprotan Disinfektan

Stepanus Purba, Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 31 Maret 2020 - 19:37 WIB
Kapolri Ingatkan Masyarakat Ada Modus Baru Perampokan lewat Penyemprotan Disinfektan
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.idKapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan saat ini ada modus baru perampokan dengan berpura-pura melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan masyarakat. Oknum-oknum tak bertanggung jawab memanfaatkan wabah virus corona di Indonesia untuk melakukan kejahatan.

Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Idham Azis saat rapat dengar pendapat virtual bersama Komisi III DPR di Jakarta, Selasa (31/3/2020). Di saat penyemprotan sedang marak dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, ada oknum berpura-pura datang hendak melakukan penyemprotan disinfektan.

“Saya sampaikan ada modus terbaru perampokan agar bapak-bapak tahu. Ada oknum yang pura-pura datang pakai APD mau nyemprot rumah tahu-tahunya merampok. Itu juga sudah kita siapkan satgasnya,” kata Idham.

Selain itu Idham menyampaikan Polri telah menyiapkan langkah-langkah dalam penanganan kejahatan penyebaran berita bohong tentang corona. Begitu juga dengan penipuan secara online di tengah pandemi virus corona.

“Yang terakhir tentang hoaks dan online tipu-tipu ini saya sudah perintahkan khusus satu direktur cybercrime untuk menangkap semuanya,” kata Kapolri.

Atas pengungkapan modus-modus baru perampokan itu, masyarakat diharap bisa meningkatkan kewaspadaan. Kapolri meminta masyarakat memastikan kebenaran aktivitas-aktivitas pencegahan corona di lingkungannya.

Di Kota Medan, Polrestabes Medan juga telah mengingatkan mengenai modus baru perampokan di tengah pandemi virus corona saat ini. Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak meminta agar masyarakat berhati-hati dengan orang-orang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan petugas kesehatan dengan mendatangi rumah-rumah.

Mereka menawarkan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan virus corona atau Covid-19. Namun, mereka sebenarnya ingin melakukan aksi kejahatan kepada pemilik rumah. “Ini adalah modus pelaku yang akan melakukan aksi kejahatan dan perampokan,” katanya.

Untuk mengantisipasi aksi kejahatan tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Medan meminta warga melakukan beberapa langkah di antaranya, meminta surat tugas, memeriksa identitas yang bersangkutan.

“Kemudian laporkan kepada pemerintah, RT, RW, lurah, kepala desa, dan aparat Kepolisian terdekat,” kata Maringan surat edaran berisi imbauan Satreskrim Polrestabes Medan itu.


Editor : Maria Christina