Kasus Mayat Dalam Kardus, Ini Kronologi Pembunuhan Korban

Stepanus Purba ยท Kamis, 07 Juni 2018 - 13:39 WIB
Kasus Mayat Dalam Kardus, Ini Kronologi Pembunuhan Korban
Hendri alias Ahen, pelaku pembunuhan terhadap RK, yang mayatnya ditemukan di dalam kardus di Medan Barat. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Hendri alias Ahen, pelaku pembunuhan terhadap RK (21) yang mayatnya ditemukan terbungkus kardus di Medan Barat ditangkap polisi. Kepada petugas, pelaku mengaku pembunuhan itu dilatari masalah jual beli kosmetik dengan korban. Pelaku kesal kosmetik yang dibelinya tak juga dikirim korban.

Dari keterangan pelaku, malam nahas itu, sekitar pukul 23.00 WIB, korban datang seorang diri ke rumahnya. Di rumah itu, keduanya terlibat cekcok mulut. Tersangka keberatan karena sampai saat ini kosmetik yang telah dibayarnya belum diserahkan oleh korban. Padahal, barang itu telah dibayarkan pada 31 Mei silam sebesar Rp4,2 juta.

"Setelah terjadi cekcok mulut kemudian tersangka menganiaya korban dengan membenturkan kepalanya ke dinding tembok rumah. Dia juga menikam leher korban dengan pisau lalu menyayat pergelangan tangannya sehingga meninggal dunia," ujar Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Kamis (7/6/2018).

Selanjutnya Ahen memasukkan jasad korban ke dalam koper kain. Oleh pelaku, mayat tersebut kemudian dibungkus kardus dan dilakban. Dia lalu membawa bungkusan tersebut dengan menggunakan sepeda motor korban ke arah Jalan Karya Rakyat, tempat mayat korban ditemukan pertama kali. Di sana, pelaku meninggalkan sepeda motor beserta bungkusan kardus yang berisi jasad korban.

Usai meninggalkan motor dan kardus berisi mayat itu, tersangka pulang dengan menumpang becak motor, sembari meninggalkan helm korban di salah satu rumah dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu sekitar pukul 05.00 WIB, tersangka membawa bungkusan plastik hitam yang ada di rumahnya yang berisi tas, baju, dan sandal koban.  Pelaku pun membuang bungkusan plastik hitam tersebut ke Sungai Deli Titi Papan.

Saat menangkap pelaku, polisi menyita sebilah pisau dengan gagang warna hijau, celana jins pendek warna biru, jaket warna hitam, dua unit ponsel merk Samsung dan Coolpad serta uang tunai senilai Rp2,7 juta sebagai barang bukti.

Diberitakan sebelumnya, warga Medan Barat dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan yang terbungkus kardus, Rabu (6/6/2018) dini hari. Mayat tersebut diletakkan di atas sepeda motor merek Honda Scoopy bernomor polisi BK 5875 ABM yang terparkir di samping Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ampera, Jalan Karya Rakyat, Gg Melati 1, Keluarahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.


Editor : Himas Puspito Putra