Kasus Pembunuhan dalam Bengkel Mobil di Deliserdang Bermotif Perampokan

Antara ยท Rabu, 20 Mei 2020 - 18:16 WIB
Kasus Pembunuhan dalam Bengkel Mobil di Deliserdang Bermotif Perampokan
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar saat menunjukkan foto tersangka AP (DPO) dalam konferensi pers yang digelar di Mapolrestabes Medan, Rab (20/5/2020). (Foto: ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

MEDAN, iNews.id - Polrestabes Medan mengungkap kasus penemuan mayat pemuda bernama Henri (28) yang merupakan korban pembunuhan. Dia ditemukan dengan kondisi mengenaskan dalam sebuah bengkel mobil di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Jumat (15/5/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, hasil penyelidikan anggota menangkap seorang pelaku dan satu rekannya masih buron. Kasus ini merupakan pembunuhan berencana dengan motif menguasai mobil korban.

"Pembunuhan disertai perampokan ini sudah direncanakan oleh pelaku," ujarnya dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Rabu (20/5/2020).

Dia menjelaskan, antara korban dan kedua tersangka yakni AAH (20) dan AP (DPO) sudah saling mengenal. Mereka merupakan agen mobil dan pemilik bengkel cat mobil.

"Korban ini sering memperbaiki mobil miliknya di bengkel milik tersangka," katanya.

Kronologi pembunuhan bermula saat korban datang ke bengkel tersangka untuk memperbaiki mobil miliknya yakni Daihatsu Xenia berpelat nomor BK 1446 Jl warna biru langit pada Rabu (13/5/2020).

Saat itu juga tersangka AP langsung memukul kepala korban hingga tak sadarkan diri. Tak sampai di situ, tersangka AP dibantu rekannya AAH kembali memukul korban dengan menggunakan palu dan sekop.

Selanjutnya tersangka AP mengambil seutas tali berwarna hijau dari jemuran di belakang rumah dan menjerat leher serta mengikat tangan dan kami hingga korban tewas. Mereka kemudian menyeret tubuhnya dan sembunyikan di sudut ruang bengkel menggunakan kelambu mobil milik korban.

Tersangka AP kemudian membawa mobil korban dan menjualnya seharga Rp59 Juta dan memberikan Rp200.000 kepada tersangka AAH sebelum melarikan diri.

"Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan tersangka AAH. Sementara tersangka AP masih dalam pencarian,"kata Ronny.


Editor : Donald Karouw