get app
inews
Aa Text
Read Next : Terjebak Banjir, Bayi hingga Lansia di Medan dan Deliserdang Dievakuasi

Kenal di Medsos dan Bujuk Rayu Korban, Duda 1 Anak Bawa Lari Siswi SMP

Selasa, 08 Mei 2018 - 20:44:00 WIB
Kenal di Medsos dan Bujuk Rayu Korban, Duda 1 Anak Bawa Lari Siswi SMP
Kanit PPA Polres Deliserdang, Ipda Aisyah saat memberikan dukungan moril kepada korban penculikan.(Foto: iNews/Rizki Fauzan)

DELISERDANG, iNews.id – Polisi menangkap seorang pria asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) yang diduga menculik remaja berinisial NM (14), di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (8/5/2018). Mereka diamankan setelah petugas mencurigai gerak-gerik keduanya yang tidak terlihat seperti ayah dan anak.

Terungkapnya kasus itu setelah Polres Deliserdang berkoordinasi dengan Polres Bireun, Aceh, terkait adanya laporan kasus dugaan penculikan. Keduanya diamankan sebelum sempat menaiki pesawat.

Petugas kemudian menggiring mereka ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Deliserdang. Dari hasil pemeriksaan, terduga penculik Yanto (41), duda satu anak asal Pontianak, Kalbar, mengaku mencoba membawa NM, gadis asal Desa Abuek Budi, Bireun, Aceh, ke kampung halamannya.

Dia menuturkan, mengenal korban dari Facebook dan sering berkomunikasi sejak dua bulan lalu. Setelah akrab dan merayu korban, keduanya sepakat bertemu. Yanto menjemputnya di salah satu terminal di Banda Aceh.

“Saya tidak menculiknya, namun ingin menikahinya. NM juga keluar dari rumah karena keinginannya,” kata Yanto yang bekerja di salah satu bengkel motor.

Kepala Unit PPA Polres Deliserdang, Ipda Aisyah mengatakan, terduga pelaku menggunakan akun Facebook sebagai pria muda berusia 21 tahun dan belum menikah. Foto-foto di akunnya juga dikaburkan, sehingga korban terpesona oleh bujuk rayunya.

“Pelaku terjerat kasus membawa lari anak perempuan di bawah umur. Korban akan kami kembalikan ke orang tua, sedangkan pelaku kami serahkan ke Polres Bireun, Aceh, untuk menjalani proses pidana sesuai dengan laporan polisinya,” kata Aisyah.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut