Keterangan Saksi saat Kebakaran yang Tewaskan 5 Orang Sekeluarga di Pematangsiantar

Sindonews, Ricky Fernando Hutapea ยท Senin, 28 September 2020 - 09:28 WIB
Keterangan Saksi saat Kebakaran yang Tewaskan 5 Orang Sekeluarga di Pematangsiantar
Polisi saat meninjau lokasi TKP gudang gas yang terbakar dan menewaskan lima orang sekeluarga di Pematangsiantar. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran rumah sekaligus gudang gas elpiji di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar pada Sabtu (26/9/2020) malam. Dalam peristiwa ini, lima orang sekeluarga tewas terbakar.

Polsek Siantar Barat sejauh ini sudah memintai keterangan sejumlah saksi mata terkait kebakaran gudang gas tersebut.

"Ada tiga saksi yang sudah kami periksa. Dari keterangan saksi, sebelum kobaran api membesar terdengar dua kali ledakan. Kemudian api cepat membesar karena di gudang banyak tabung gas yang masih berisi," ujar Kapolsek Siantar Barat Iptu Esron Siahaan, Minggu (27/9/2020).

Esron menjelaskan saat kebakaran korban Aminuddin alias Ameng (67) sempat keluar menyelamatkan diri dari lokasi kejadian menggunakan mobil pikap. Namun dia kembali masuk karena mendengar suara jeritan minta tolong dari menantunya Yanti (39) dari lantai dua gudang yang terbakar.

Menurut Esron dalam kejadian kebakaran di gudang penyimpanan gas tersebut, lima orang tewas, tiga di antaranya anak-anak. Sementara nilai kerugian materiel mencapai Rp1,5 miliar.

Identitas kelima korban masing-masing yakni Ameng (68) pemilik rumah dan menantunya Yanti (39) serta ketiga anak Claris (15), Kenrick Kie (12) serta Kenjiro (6). Para korban ini diduga terjebak kobaran api dan tak dapat menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran.


Editor : Donald Karouw