get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Aceh dan Sumut Lumpuhkan Akses Darat, Ini Daftar Jalan dan Jembatan Putus

MUI Serukan Salat Gaib Korban Banjir: 174 Meninggal, 79 Hilang di Aceh–Sumut–Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 - 09:06:00 WIB
MUI Serukan Salat Gaib Korban Banjir: 174 Meninggal, 79 Hilang di Aceh–Sumut–Sumbar
Personel Brimob dan Dit Samapta Polda Sumut saat mengevakuasi warga ke lokasi aman dari bencana banjir bandang dan longsor. (Foto: Polda Sumut)

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan digelar salat gaib bagi ratusan warga yang meninggal akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Imbauan ini disampaikan seiring laporan BNPB yang menyebut total 174 korban wafat dan 79 orang masih hilang hingga Jumat (28/11/2025).

MUI mengajak umat Islam terlibat dalam doa bersama demi meringankan duka para penyintas.

Wasekjen MUI Bidang Penanggulangan Bencana KH Mabroer MS, menyampaikan seruan resmi agar umat Islam menggelar salat gaib korban banjir secara serentak.

“MUI mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk menggelar salat ghaib secara serentak. Pelaksanaannya bisa di musala, masjid, pesantren atau lembaga pendidikan lainnya,” ujar Kiai Mabroer dikutip dari iNews Medan, Sabtu (29/11/2025).

MUI berharap doa bersama ini menjadi bentuk solidaritas nasional atas musibah besar yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Selain mendoakan korban meninggal, MUI juga memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan kelapangan bagi para penyintas.

Menurut Kiai Mabroer, tragedi ini perlu disikapi dengan empati dan semangat kebersamaan. Ia meminta masyarakat tidak hanya berdoa, tetapi juga ikut memperkuat proses pemulihan.

BNPB mencatat Sumut sebagai wilayah dengan korban terbanyak dalam rangkaian bencana tersebut. Tercatat 116 orang meninggal dan 42 masih hilang, dengan mayoritas korban berasal dari Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Sibolga.

Di Aceh, jumlah korban meninggal mencapai 35 orang dan 25 masih hilang. Hampir 5.000 KK harus mengungsi dari rumah mereka akibat banjir bandang dan kerusakan akses jalan.

Sementara Sumbar melaporkan 23 korban meninggal, 12 hilang, serta sekitar 3.900 KK yang terpaksa mengungsi. Total kumulatif korban memperlihatkan skala bencana yang luar biasa besar.

Kiai Mabroer menjelaskan salat ghaib korban banjir merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial. Menurutnya, doa bersama dapat memperkuat mental para penyintas yang kini bertahan di lokasi-lokasi pengungsian.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut