Objek Wisata di Sumut Didorong Kembali Dibuka di Masa Adaptasi Normal Baru

Antara · Rabu, 29 Juli 2020 - 08:58 WIB
Objek Wisata di Sumut Didorong Kembali Dibuka di Masa Adaptasi Normal Baru
Suasana wisata bernuansa alam di Berastagi, Kabupaten Karo. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Sejumlah objek wisata di Sumatera Utara (Sumut) mulai dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan di masa adaptasi normal baru. Pemeritah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mempersiapkan destinasi wisata yang aman bagi wisatawan.

"Pemprov Sumut mendorong pemerintah kabupaten/kota melakukan uji coba membuka destinasi wisata untuk mendorong perekonomian. Tapi harus mengikuti aturan protokol kesehatan," ujar Kadisbudpar Ria Nofida Telaumbanua di Medan, Selasa (29/7/2020).

Menurutnya, pemprov siap membantu membuat standar operasional prosedur (SOP) dan protokol kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. 

Namun juga mengingatkan agar pemkab/pemkot tidak membuka semua destinasi sekaligus. Objek wisata dapat dibuka bertahap dan mengikuti aturan protokol kesehatan untuk menghindari terjadinya penyebaran virus corona. 

Ria menyebutkan, sejak era normal baru hingga akhir Juli baru 30 persen destinasi wisata di Sumut yang dibuka dan itu pun dengan status uji coba.

"Harapannya sektor pariwisata segera pulih sehingga bisa berkontribusi pada peningkatan perekonomian Sumut," katanya. 

Menurutnya, karena masih pandemi Covid-19, kedatangan wisatawan tidak bisa diharapkan dari mancanegara atau asing, namun dari nusantara bahkan lokal.

"Potensi kunjungan wisatawan nusantara dan lokal ke Sumut masih cukup besar," ucapnya. 

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana mengakui hotel di Sumut sudah mulai beroperasi, namun belum 100 persen untuk menghindari penyebaran virus corona serta menekan kerugian pengusaha akibat isian tamu masih dikisaran 10-20 persen. 

"Saat ini hotel di Sumut mengikuti panduan BPP PHRI dalam menjalankan operasional usaha. Protokol kesehatan dijalankan maksimal," ujar Denny. 


Editor : Donald Karouw