Pascakebakaran Gudang Logistik PPK Gunungsitoli, Rekapitulasi Ditunda

Iman Jaya Lase · Sabtu, 04 Mei 2019 - 18:05 WIB
Pascakebakaran Gudang Logistik PPK Gunungsitoli, Rekapitulasi Ditunda
Kantor Camat Gunungsitoli Sumut yang sekaligus menjadi tempat penyimpanan logistik Pemilu 2019 tingkat kecamatan, hangus terbakar, Sabtu (4/5/2019). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

GUNUNGSITOLI, iNews.id – Pascakebakaran Kantor Kecamatan Gunungsitoli yang juga gudang logistik Pemilu 2019 tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), proses rekapitulasi surat suara terpaksa ditunda. Pasalnya, musibah ini mengakibatkan seluruh logistik Pemilu 2019 hangus terbakar.

Pantauan iNews, Polres Nias telah memasang garis polisi di kantor yang berada di Jalan Pancasila, Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut). Petugas dari Polres Nias dan TNI AD tampak berjaga-jaga di halaman kantor Camat Gunungsitoli.


Selain menghanguskan gedung kantor camat, dua kantor pemerintahan lainnya ikut tersambar api, yakni Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Nias dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Gunungsitoli.

Menurut Ketua PPK Gunungsitoli Orlius Harefa, rekapitulasi di tingkat kecamatan masih belum selesai untuk beberapa desa. Sesuai rencana, rekapitulasi untuk tingkat Kecamatan Gunungsitoli seharusnya selesai hari ini. Namun, pihaknya terpaksa menunda rekapitulasi.

“TPS ke desa sudah selesai direkapitulasi, desa menjadi kecamatan yang belum selesai. Kebakaran gudang logistik Pemilu tingkat Kecamatan Gunungsitoli mengakibatkan rekapitulasi tingkat kecamatan hingga tingkat kota harus ditunda,“ katanya.

Orlius mengatakan, pihaknya belum mengetahui kelanjutan proses rekapitulasi surat suara Pemilu 2019 untuk tingkat Kecamatan Gunungsitoli. “Kami akan melihat dulu bagaimana. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU),” katanya.

Sampai saat ini, penyebab terbakarnya gudang logistik PPK Gunungsitoli dan beberapa kantor lainnya belum diketahui. Polres Nias masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari Ketua PPK Gunungsitoli Orlius Harefa terkait kebakaran tersebut.


Editor : Maria Christina