Pasien Corona di Sumut Tembus 200 Orang, Warga Harus Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Stepanus Purba ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 21:05 WIB
Pasien Corona di Sumut Tembus 200 Orang, Warga Harus Serius Terapkan Protokol Kesehatan
Foto: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut Whiko Irwan memberikan keterangan pers di Media Centre GTPP Covid-19 Sumut, Kantor Gubernur, Rabu (13/5/2020). (Foto: Humas Pemprov Sumut)

MEDAN, iNews.id – Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) telah menembus angka 200 orang per Rabu (13/5/2020), dengan penambahan dua kasus hari ini. Data ini menunjukkan tren peningkatan penyebaran Covid-19 di Sumut belum menunjukkan penurunan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Whiko Irwan mengatakan, masyarakat harus lebih serius menjalankan protokol kesehatan. Dua hal yang paling ditekankan, penggunaan masker dan menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain.

Dengan semakin tingginya mobilitas orang-orang, maka penyebaran Covid-19 akan tinggi. Warga yang tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak, akan lebih berpotensi terinfeksi Covid-19.

"Jadi gunakan masker bila ke luar rumah. Dengan menggunakan masker, Anda tidak mengeluarkan droplet atau terkena droplet. Kita tidak tahu siapa yang saat ini positif Covid-19 karena tidak sedikit orang-orang yang tidak mengalami gejala apa-apa,” kata Whiko saat teleconference dari Media Centre GTTP Sumut Jalan Diponegoro Medan.

Selain masker, GTTP Covid-19 Sumut juga meminta masyarakat agar mengatur jarak paling tidak 2 meter saat berinteraksi dengan orang lain. Karena droplet bertebaran di udara umumnya tidak lebih dari 2 meter dari penyebarnya.

"Atur jarak paling tidak 2 meter. Droplet pada umumnya tidak lebih dari 2 meter bertebaran di udara, entah saat Anda bersin, batuk atau berbicara," ujar Whiko.

Tindakan lain yang juga tidak kalah pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. Droplet yang bertebaran dari orang yang terinfeksi Covid-19 bisa mengenai benda-benda yang juga Anda sentuh. Karena itu, warga juga harus mengurangi menyentuh wajah dan sering mencuci tangan.

"Sabun merusak virus ini. Untuk itu, kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir dapat menghindarkan kita dari infeksi virus corona," ujarnya.


Editor : Maria Christina