Pasutri di Mandailing Natal Tertangkap Warga usai Copet Dompet Lansia

Ahmad Husein Lubis ยท Sabtu, 15 Agustus 2020 - 12:10 WIB
Pasutri di Mandailing Natal Tertangkap Warga usai Copet Dompet Lansia
Pasutri di Mandailing Natal yang tertangkap warga mencopet lansia yang tengah berbelanja. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

MANDAILING NATAL, iNews.id - Sepasang suami istri di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut) ditangkap warga usai ketahuan mencopet dompet seorang ibu yang tengah berbelanja di pasar. Usai tertangkap warga, keduanya lantas diserahkan ke polisi.

Aksi penangkapan sepasang copet ini terjadi Pasar Lama Penyambungan, Mandailing Natal. Copet perempuan bernama Mia, warga Desa Sarak Matua, Mandailing Natal. Sementara suaminya, Friskan ditangkap setelah Mia.

Penangkapan keduanya sempat terekam kamera warga. Dari pengakuan keduanya, aksi pencopetan ini sudah dilakukan berulang kali. Korban kali ini bernama Khadijah (60).

Di hadapan polisi, keduanya mengaku aksi pencopetan dilakukan secara berkelompok. Mia bersama dua rekannya yang kabur usai kejadian, awalnya datang ke pasar. Mereka membuntuti setiap pembeli yang akan dijadikan korban. Sementara Friskan menunggu di parkiran pasar.

“Biasanya menyasar wanita lanjut usia untuk dijadikan korban. Biasanya para lansia ini kurang waspada saat berbelanja,” kata Mia.

Mia mengatakan, modus para pelaku yakni dengan memepet korbannya di sebuah toko. Salah seorang pelaku lantas merobek tas korbannya dengan silet dan mengambil dompet yang berada di dalamnya.

Sementara dua orang lainnya bertugas mengalihkan perhatian korban dan pedagang pasar.

Untuk korban kali ini, dia bersama rekannya membuntuti korban saat membeli rambutan. Saat membayar, pelaku melihat uang di dalam dompet korban.

“Selanjutnya, korban belanja di sebuah toko. Di saat itulah kami beraksi,” katanya, Jumat (14/8/2020).

Kanit Reskrim Polsek Panyabungan, Iptu P Ritonga mengatakan, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan. Sementara, polisi juga tengah memburu dua pelaku lain yang identitasnya telah diketahui.

“Saat itu, korban baru saja mengambil pensiunan dan menggunakannya untuk belanja,” katanya.

Atas perbuatannya, pasutri copet ini terancam hukuman tujuh tahun penjara karena dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat).


Editor : Umaya Khusniah