Pemprov Sumut Belum Temukan Solusi Kasus Babi Mati, Edy Rahmayadi: Beri Kami Masukan

Stepanus Purba · Kamis, 13 Februari 2020 - 13:06 WIB
Pemprov Sumut Belum Temukan Solusi Kasus Babi Mati, Edy Rahmayadi: Beri Kami Masukan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memberikan pernyataan usai hearing persoalan kasus kematian babi. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN,iNews.id - Gubernur Edy Rahmayadi mengakui sampai saat ini belum menemukan solusi penanganan kematian puluhan ribu ternak babi di Sumatera Utara (Sumut). Dia meminta masukan dari seluruh pihak untuk mencari jalan keluar bersama atas hal tersebut.

"Mari saudara-saudaraku, berikan masukan kepada kami untuk menangani permasalahan kematian babi di Sumatera Utara ini," ujar Edy Rahmayadi saat rapat dengar pendapat (hearing) terkait persoalan kematian ternak babi, Kamis (12/2/2020).

Dalam pemaparannya, Edy menjelaskan jika sejauh ini sudah ada 48.000 ekor babi yang mati. Angka ini terus bertambah setiap harinya karena kasus kematian babi akibat wabah masih terjadi.

"Setiap hari ada ternak babi yang mati akibat hog cholera dan African Swine Fever (ASF) di Sumatera Utara," katanya.

Menurutnya, Pemprov Sumut sudah menempuh sejumlah langkah penanganan. Salah satunya dengan membantu menguburkan bangkai babi.

"Kami sudah bentuk tim untuk membantu masyarakat menanam babi jika mati," ucapnya.

Dia menuturkan, babi merupakan mahluk ciptaan Tuhan hingga harus tetap dijaga.

"Tidak ada satu orang pun yang boleh merusak makhluk Tuhan di atas dunia ini," ujar Edy.

Dalam hearing tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Kajati Sumut Amir Yanto.


Editor : Donald Karouw