Pemuda di Labusel Disiksa Oknum Anggota DPRD, Kuku Dicabut hingga Pendarahan di Otak

Fachrizal ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 09:12:00 WIB
Pemuda di Labusel Disiksa Oknum Anggota DPRD, Kuku Dicabut hingga Pendarahan di Otak
Arbaiyah menunjukkan foto-foto luka anaknya akibat penyiksaan oleh oknum anggota DPRD Labusel dan tiga rekannya. (Foto: iNews/Fachrizal)

LABUSEL, iNews.id - Seorang pemuda berinisial MJY (21) terbaring lemah dalam rumahnya. Selama hampir sebulan, dia menahan sakit dan dirawat ibunya akibat menjadi korban penyiksaan oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dari Fraksi PDIP berinisial IMF (27) bersama tiga rekannya.

MJY menceritakan, penyiksaan ini bermula saat dia meminjam motor Yamaha Yupiter milik IMF. Namun entah mengapa, dia justru malah dituduh akan menggelapkan motor tersebut.

"Saya ditelepon IMF, tanya saya di mana. Saya bilang di hotel. Lalu dia datang dengan teman-temannya, mereka mengikat dan menganiaya saya. Saya dituduh gelapkan motor. Padahal motor itu saya pinjam langsung sama dia," ujar MJY, Kamis (23/7/2020).

Dalam penyiksaan brutal tersebut, korban mengalami luka lebam di sekujur tubuh, wajah, dada, punggung dan perut. Bahkan terdapat pendarahan di kepala dan kuku jari kaki kelingkingnya dicabut paksa para pelaku hingga akhirnya harus dirawat di salah satu rumah sakit di Rantaupraprat.

Ibu kandung MJY, Arbaiyah meminta keadilan atas penganiayaan yang dialami anaknya. Menurutnya, peristiwa tu terjadi di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel, Minggu (28/6/2020) pukul 23.05 WIB.

"Saya ingin polisi menangkap pelaku yang menganiaya anak saya. Anak saya sampai mengalami pegumpalan darah di kepala," katanya.

Kronologi penyiksaan bermula saat pelaku menelepon korban. Korban yang merasa ketakutan menginformasikan keberadaanya di sebuah hotel kelas melati di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Kemudian IMF bersama tiga orang rekannya menjemput MJY menggunakan mobil untuk dibawa ke Cikampak, Kecamatan Torgamba, Labusel.

Sesampainya di Desa Gapura, Kampung Sawah, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, MJY diinterogasi perihal sepeda motor. Saat perselisihan berlangsung, IMF bersama rekannya memukul MJY mengunakan benda-benda tumpul.

Mendapat jawaban tidak memuaskan, IMF kembali menyiksa MJY hingga akhirnya mencabut kuku kelingking kaki kirinya. Beruntung, warga yang melihat berinisiatif membantunya, sehingga nyawa MJY terselamatkan.

Setelah kejadian itu, Arbaiyah membawa MJY ke rumah sakit di Kota Rantau Rantauprapat. Arabaiyah mengatakan, walapun kasus ini terjadi pada Juni 2020, MJY baru bisa membuat laporan ke Polres Labuhanbatu pada 9 Juli 2020 setelah kondisi kesehatan mulai membaik.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit ketika dikonfirmasi mengenai kasus penganiayaan tersebut membenarkan laporannya.

"Ya benar ada laporan. Sudah kami tangani," kata Parikhesit.


Editor : Donald Karouw