Penanganan Covid-19 di Sumut, Edy Rahmayadi Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Stepanus Purba ยท Jumat, 27 Maret 2020 - 13:23 WIB
Penanganan Covid-19 di Sumut, Edy Rahmayadi Minta Protokol Kesehatan Diperketat
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis. ( Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Gubernur Edy Rahmayadi meminta potokol kesehatan yang disampaikan sebagai imbauan kepada masyarakat agar diperketat. Hal ini untuk mencegah jumlah korban virus corona bertambah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis saat konferensi pers di Media Center Covid-19 Sumut di Jalan Diponegoro, Kamis (26/3/2020).

Menurut Riadil, gubernur menekankan pentingnya tentang menjaga jarak fisik (physical distancing). Menjaga jarak ini harus dilakukan baik di dalam maupun luar rumah.

“Jika kemarin kami mengimbau untuk menjaga jarak sosial, sekarang kami sudah melangkah kepada antisipasi yang lebih ketat yakni jaga jarak fisik," kata Riadil.

"Jadi jika yang lalu imbauan hindari keramaian di luar rumah, maka sekarang harus memperketat protokol kesehatan supaya jaga jarak fisik badan dengan orang yang ada di samping kita. Termasuk juga keluarga di rumah sudah harus ada jarak,” ucapnya.

Sementara untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat yang diduga terpapar Covid-19, telah dipersiapkan 500-an ruang isolasi. Pemprov Sumut juga telah menerima alat pelindung diri (APD) sebanyak 2.500 unit dari pusat ditambah dengan bantuan dari Kemenkes sebanyak 350 APD.

“Kami juga membuka diri jika ada masyarakat yang ingin memberikan bantuan berupa rapid test,” katanya.

Selain itu langkah lainnya yakni kesiapan dokter dan tenaga medis dalam menangani pasien dengan pengawasan (PDP) di tempat-tempat yang telah ditunjuk. Sejumlah Rumah Sakit (RS) di Sumut telah mendaftarkan tenaga kesehatan ke dinas kesehatan provinsi untuk dilatih menangani Covid-19.

"Termasuk memastikan ketersediaan alat kerja serta keamanannya," kata Riadil.


Editor : Donald Karouw