Pengusaha Angkot yang Urus Izin Trayek di Medan Turun 40 Persen, Ini Penyebabnya

Stepanus Purba ยท Senin, 13 Desember 2021 - 15:26:00 WIB
Pengusaha Angkot yang Urus Izin Trayek di Medan Turun 40 Persen, Ini Penyebabnya
Lima sopir angkot di Kota Medan positif narkoba saat mengikuti tes urine secara acak. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Dinas Perhubungan Kota Medan menyebutkan pengusaha yang mengurus izin trayek angkutan kota (angkot) di Kota Medan turun hingga 40 persen. Penurunan pengurusan izin trayek tersebut disinyalir karena pandemi Covid-19. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis mengatakan berdasarkan data, angkot yang ada di Kota Medan saat ini kurang lebih sebanyak 11.000. Namun karena Covid-19, jumlah pengusahan angkot yang mengurus izin trayek kendaraan mereka berkurang hingga 40 persen. 

"Sehingga yang operasional itu saat ini sekitar 4.000 sampai dengan 5.000 angkot. Tapi yang mengurus surat-surat administrasi 2.500-an," ucapnya. 

Iswar mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap angkot yang beroperasi di kota Medan khususnya para sopirnya. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar razia gabungan untuk pemeriksaan dokumen kendaraan hingga kondisi fisik sopir. 

Selain melakukan pemeriksaan dokumen kendaraan, petugas juga menggelar tes urine secara acak kepada sopir angkot

"Ada lima supir yang kedapatan positif narkoba," kata Iswar Lubis, Senin (13/12/2021). 

Iswar mengatakan empat orang sopir yang dinyatakan positif narkoba terjaring razia di Jalan Sisingamangaraja. Sementara seorang sopir lainnya saat razia di Jalan Gatot Subroto. 

"Sopir uang positif narkoba terus kemudian kami serahkan ke BNN untuk diproses lebih lanjut," ucapnya. 

Iswar mengatakan dalam razia kali ini pihaknya akan mengecek seluruh dokumen kelengkapan mulai dari syarat adminitrasi, persyaratan teknis dan kelayakan jalan hingga kondisi fisik dan mental para sopir.  Dia memastikan penindakan terhadap angkot dan pengemudian nakal akan dilakukan di Kota Medan dengan titik razia yang berbeda-beda.

"Dari razia hari ini sudah ada beberapa kendaraan yang ditindak karena melanggar syarat administrasi. Selanjutnya akan kita masukkan ke kandang," katanya.

Editor : Stepanus Purba_block

Bagikan Artikel: