Penipuan Jual Beli Lembu, Residivis Penganiayaan Polisi di Asahan Kembali Ditangkap

Ulil Amri ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 12:43 WIB
Penipuan Jual Beli Lembu, Residivis Penganiayaan Polisi di Asahan Kembali Ditangkap
Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu saat ekspose kasus penipuan jual beli lembu dengan tersangka seorang residivis. (Foto: iNews/Ulil Amri)

ASAHAN, iNews.id – Belum lama keluar penjara, AS (56) warga Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), kembali berurusan dengan polisi. Dia ditangkap atas kasus penipuan jual beli lembu yang menyebabkan para korban merugi hingga ratusan juta.

Tersangka merupakan residivis yang pernah ditahan atas kasus penganiayaan terhadap anggota polisi. Bahkan orangtua anggota turut menjadi korban.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu mengatakan, AS ditangkap anggota satreskrim atas laporan dari dua orang korbannya. Modus penipuannya, tersangka membeli puluhan ternak lembu milik korban dengan hanya membayar uang muka. Sisanya dia janjikan akan disetorkan pada pembayaran berikutnya setelah lembu terjual. Korban pun percaya hingga terjadi transaksi jual beli.

BACA JUGA: Polda Sumut Tangkap Warga Malaysia Rekrut TKI Ilegal

Namun saat ditagih, tersangka berusaha menghindar. Hingga akhirnya tersangka menghubungi korban dan memberikan pembayaran pelunasan melalui bilyet giro. Ketika korban akan mencairkann, ternyata nomor rekeningnya tidak ada alias cek kosong sehingga dia pun dirugikan.

“Tersangka ini merupakan residivis kasus penganiayaan kepada anggota polisi. Untuk kasus penipuan ini, jadi korban dihubungi mau dibayar untuk pembayaran lembu menggunakan bilyet giro tapi rekeningnya tidak ada. Kerugian korban rata-rata ratusan juta. Kasihan ini para korbannya,” ujar Kapolres, Kamis (2/1/2019).

Pengkuan tersangka, usai membeli lembu milik korban, dia selanjutnya menjual hewan ternak tersebut ke luar kota dan Padang, Sumatera Barat. Kasus ini sudah dalam penanganan Polres Asahan.


Editor : Donald Karouw