Petani yang Hilang Diterkam Buaya di Labura Ditemukan Tanpa Kepala dan Dada

Stepanus Purba ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 18:05 WIB
Petani yang Hilang Diterkam Buaya di Labura Ditemukan Tanpa Kepala dan Dada
Petugas SAR saat mengevakuasi korban dari Sungai Parit Cina, Desa Kualuh, Labuhanbatu Utara, Sabtu (1/8/2020). (Foto: Istimewa)

LABURA, iNews.id - Ponidi (47), seorang petani di Desa Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), yang hilang setelah diterkam buaya di Sungai Parit Cina, Minggu (26/7/2020) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Jasad Ponidi yang ditemukan warga, Sabtu (1/8/2020) di kerumunan buaya dengan keadaan tidak utuh.

Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus mengatakan jasad Ponidi pertama kali ditemukan sekitar jam 12.00 WIB. Jasad korban berada di antara kerumunan buaya di pinggir Sungai Parit Cina. Penemuan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas SAR untuk mengevakuasi korban.

"Korban dievakuasi dengan kondisi tanpa kepala dan dada," ujar Sariman.

Setelah dievakuasi, jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan.

Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu (26/7/2020) siang. Korban bersama istri dan seorang anaknya naik sampan melalui Parit Cina untuk menuju kebun sawit, sekitar pukul 11.00 WIB. Tiba di lokasi, Ponidi turun dan menambatkan perahu. Tiba-tiba, buaya menerkam Ponidi. Setelah diterkam buaya, jasad korban diseret.

Melihat kejadian itu, istri dan anak Ponidi langsung melaporkan kejadian itu kepada warga dan aparat setempat. Informasi itu pun diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai sekitar pukul 17.30 WIB. Kemudian petugas yang menerima laporan tersebut melakukan pencarian.


Editor : Stepanus Purba