PHK Sepihak, 100-an Karyawan RS Martha Friska Medan Demo Tuntut Gaji dan THR

Yudha Bahar ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:09 WIB
PHK Sepihak, 100-an Karyawan RS Martha Friska Medan Demo Tuntut Gaji dan THR
Perawat maupun staf administrasi dan pekerja RS Martha Friska Brayan saat berunjuk rasa. (Foto: iNews/Yudha Bahar)

MEDAN, iNews.id - Seratusan karyawan Rumah Sakit (RS) Martha Friska Bryan di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka tak terima dan berunjuk rasa di halaman RS, Rabu (5/8/2020) siang.

Pengunjuk rasa ini terdiri atas perawat dan staf adminisitrasi maupun pekerja lainnya. Selain kena PHK, gaji mereka selama pandemi Covid-19 atau kurang lebih empat bulan tidak dibayarkan. Bahkan uang THR diterima baru setengah dengan cara dicicil.

"Saya telah 23 tahun mengabdi. Kami unjuk rasa karena gaji empat bulan tidak dibayar. Kami di-PHK sepihak, langsung dikeluarkan surat penghentian kerja. Kami tidak terima perlakukan semena-mena dan penindasan serta intimidasi RS," ujar Sarmina Saragih (47) seorang perawat RS Martha Friska Pulo Brayan.

Menurutnya, para karyawan akan terus melakukan aksi mogok kerja dan demonstrasi untuk mendatangkan massa yang lebih banyak, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

"Jika kami di-PHK, berikan apa yang menjadi hak-hak kami. Kami ada 100-an orang dari SBSI yang kena PHK," katanya. 

Sementara pihak rumah sakit belum bersedia memberikan tanggapan atas demo para karyawannya tersebebut.


Editor : Donald Karouw