Polda Sumut Tuntaskan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Stepanus Purba ยท Selasa, 21 Januari 2020 - 13:34 WIB
Polda Sumut Tuntaskan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin
Salah satu adegan rekonstruksi saat tersangka Jefri membuang ponsel yang digunakan sebagai alat komunikasi di jembatan Desa Namoriha, Deliserdang. (Foto : iNews.id/Stepanus Purba )

MEDAN, iNews.id - Polda Sumut bersama dengan Polrestabes Medan tuntas merampungkan proses rekonstruksi kasus pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin yang dibagi menjadi tiga tahapan. Berkas perkara ini nantinya akan dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses persidangan.

Pantauan iNews, rekonstruksi tahap III atau bagian yang terakhir diselesaikan penyidik dengan melibatkan peran dua tersangka yakni Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, Selasa (21/1/2020). Kedua tersangka memeragakan enam adegan pada empat lokasi dengan fokus pada pembuangan dan penghilangan barang bukti.

Lokasi pertama yakni di perkebunan kelapa sawit Desa Sukadamai, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang. Di lokasi ini, tersangka Jefri membuang dua pasang sarung tangan yang digunakan mereka untuk mengeksekusi Hakim Jamaluddin dari atas sepeda motor.

Selanjutnya mereka menuju jembatan di Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu. Di lokasi ini, tersangka Jefri kembali membuang dua unit ponsel yang digunakan sebagai alat komunikasi dengan tersangka Zuraidah Hanum. Jefri lebih dahulu memisahkan bagian ponsel dan baterainya.

BACA JUGA: Terungkap, Begini Cara Tersangka Hilangkan Barang Bukti Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Kedua tersangka kemudian menuju rumah Reza Fahlevi di Jalan Anyelir, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Mereka sempat singgah di sebuah warung daerah Tuntungan untuk membeli sepatu. Di adegan tersebut, tampak tersangka Reza membeli dua pasang sandal jepit.

Sesampai di rumah Reza, mereka berganti pakaian yang digunakan saat membunuh korban. Kemudian pakaian serta jaket dan sepatu yang digunakan selama proses eksekusi diberikan kepada Reza. Tersangka Reza kemudian membawa seluruh barang tersebut ke belakang rumah dan dilenyapkan dengan cara dibakar.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, proses rekontruksi tahap III ini merupakan bagian akhir.

"Jadi semua barang bukti yang mereka gunakan selama proses eksekusi sudah dimusnahkan," kata Maringan. 

Terkait dengan perkembangan motif pembunuhan, Maringan menjelaskan jika tak ada hal baru dan masih menyangkut persoalan rumah tangga. Hakim Jamaluddin dibunuh kedua tersangka Jefri dan Reza atas instruksi istrinya Zuraidah Hanum. Korban tewas dengan cara dibekat saat sedang tidur.


Editor : Donald Karouw