Polisi Selidiki Aliran Dana Jaringan Teroris Pelaku Bom Medan

Antara ยท Selasa, 19 November 2019 - 20:30 WIB
Polisi Selidiki Aliran Dana Jaringan Teroris Pelaku Bom Medan
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.idDensus 88 Mabes Polri bekerja sama dengan Polda Sumatera Utara masih menyelidiki aliran dana jaringan teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019).

"Kami masih mengembangkan dari mana dana itu diperoleh kelompok tersangka yang terlibat kasus bom bunuh diri tersebut," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Selasa (19/11/2019).

Menurutnya, hasil penyidikan Densus 88 akan dapat mengungkap sumber arus lalu lintas pendanaan. Selain itu untuk mengetahui mekanisme kegiatan dari kelompok jaringan pelaku bom Medan tersebut.

Tatan menyebut, dalam penangkapan para tersangka bom bunuh diri itu ada yang memiliki peran sebagai bendahara."Selain itu, ada juga tersangka yang ahli dalam merangkai bom. Hal tersebut akan terus diselidiki dan dikembangkan tim Densus 88 Mabes Polri yang dibantu Polda Sumut," tuturnya.

Sebelumnya, Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sumut telah menetapkan 30 orang tersangka terkait kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.Di mana tiga di antaranya meninggal dunia.

Hasil interogasi, tersangka HB dan HI memiliki kemampuan merangkai bom, kemudian tersangka C sebagai bendahara. Mereka ditangkap di wilayah Belawan, atas inisiatif kepala lingkungan menyerahkan tersangka yang merupakan bendahara.


Editor : Donald Karouw