Polisi Tangkap 6 Komplotan Jambret di Medan yang Resahkan Warga

Adi Palapa Harahap ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 10:33 WIB
Polisi Tangkap 6 Komplotan Jambret di Medan yang Resahkan Warga
Keenam pelaku jambret yang ditangkap Polsek Medan Area. (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)

MANADO, iNews.id - Polisi menangkap enam komplotan spesialis jambret yang kerap beraksi dam resahkan warga di wilayah Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara. Mereka diamankan dari tiga lokasi berbeda dalam penangkapan pada Senin (22/6/2020) pagi.

Seorang di antara pelaku merupakan napi asimiliasi yang baru bebas dari Lapas Tanjung Gusta Medan. Dia telibat lima kasus kejahatan setelah keluar dari penjara.

Mereka diamankan Tim Anti-Bandit Polsek Medan Area. Masing-masing yakni Zailani, Rizky, Ade Swandi, Baktiar, Supri dan Yahya. Pengakuan pelaku, mereka nekat mencuri untuk kebutuhan keluarga dan selebihnya buat membeli narkoba.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang menjadi korban jambret yakni Yusrizal, warga Jalan Bromo. Dia dijambret dua orang tak dikenal saat mengendari motor di kawasan Jalan Bromo, Medan. Mendengar teriakan korban, Tim Anti-Bandit Sektor Medan Area yang saat itu sedang patroli tidak jauh dari lokasi mengejar kedua pelaku dan menangkapnya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan hingga menangkap beberapa rekan pelaku lainnya. Salah satunya Yahya, yang disergap dalam rumahnya di kawasan Medan Denai saat berjualan judi togel.

Catatan polisi, komplotan ini telah melakukan aksi jambret sebanyak tujuh kali di kawasan Medan Area. Selain menjambret, mereka juga terlibat kejahatan lain, seperti pencurian dengan modus congkel jendela.

Selain mengamankan enam pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa linggis, tang, satu buah tanggok ikan atau galah digunakan alat mengambil barang, satu unit motor, dua ponsel dan uang tunai ratusan ribu serta reta kotak ponsel.

"Anggota reskrim kami serta tim sabhara gencar patroli untuk mengamankan wilayah. Saat berpatroli kami menangkap pelaku dan mengembangkan kasusnya," ujar Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago, Selasa (23/6/2020).

Untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, keenam tersangka kini ditahan di sel tahanan Mapolsek Medan Area. Mereka terancam dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.


Editor : Donald Karouw