Polemik PPDB Tingkat SMA, DPRD Toba Minta Penjelasan ke Dinas Pendidikan Sumut

Febrina Permata ยท Jumat, 03 Juli 2020 - 16:39 WIB
Polemik PPDB Tingkat SMA, DPRD Toba Minta Penjelasan ke Dinas Pendidikan Sumut
Rombongan anggota Komisi C DPRD Kabupaten Toba mendatangi kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut), Jumat (3/7/2020).

MEDAN, iNews.id - Rombongan anggota Komisi C DPRD Kabupaten Toba mendatangi kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut), Jumat (3/7/2020). Kedatangan para wakil rakyat ini untuk meminta penjelasan Dinas Pendidikan Sumut terkait polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sumut tahun 2020 yang diprotes banyak orang tua siswa.

Usai menggelar pertemuan, anggota DPRD Kabupaten Toba mengaku kecewa dengan penjelasan dari Dinas Pendidikan Sumut. Apa yang disampaikan dinilai tidak menjawab persoalannya sebenarnya terkait dugaan kecurangan PPDB tahun 2020.

"Kedatangan kami dalam rangka menyampaikan asporasi warga kami terkait penerimaan PPDB yang dinilai banyak kecurangan. Kami tadinya berharap ada jalan keluar untuk persoalan ini," kata Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Toba Thomson Manurung, Jumat (3/7/2020).

Dinas Pendidikan Sumut, kata Thomson saat ini fokus pada pembangunan sekolah-sekolah baru di wilayah terpencil dibandingkan menambah ruangan kelas baru untuk penambahan kouta jumlah siswa di sekolah yang ada.

"Jawaban ini disampaikan langsung Sekretaris Dinas Pendidikan yang juga Ketua Panitia PPDB 2020 Sumut Alpian Hutauruk," kata Thomson.

Kepada anggota DPRD Kabupaten Toba, Dinas Pendidikan Sumut tidak menutup kemungkinan banyak kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum.

"Namun mereka mengklaim sudah menjalankan mekanisme PPDB 2020 sesuai dengan undang-undang yang berlaku," ujarnya.

"Mereka juga menyarankan kepada siswa yang tidak lolos untuk mendaftar PPDB tahap kedua yang akan dibuka pada Senin, (6/7/2020) untuk mengisi kouta SMA/SMK yang belum terisi. Siswa yang mau masuk di SMA juga disarankan daftar ke SMK saja," kata Thomson.

Merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak Dinas Pendidikan Sumut, anggota dewan  berencana akan menyampaikan permasalahan ini ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta.

“Ya, jika situasi pandemi Covid-19 ini sudah memungkinan, kami akan menyampaikan hal ini langsung ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta agar persoalan ini tidak terus terulang setiap tahunnya,” ucapnya.


Editor : Stepanus Purba