Pria di Sumsel Coba Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental yang Akan Mandi di Sumur

Sindonews.com ยท Minggu, 22 Maret 2020 - 11:35 WIB
Pria di Sumsel Coba Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental yang Akan Mandi di Sumur
Ilustrasi polisi menangkap pelaku kejahatan (AFP)

MURATARA, iNews.id - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Muratara menangkap seorang pria bernama Jemi (40). Dia ditangkap karena diduga akan mencabuli seorang gadis dengan kondisi keterbelakangan mental berinisial E (14).

Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Rahmat Hidayat mengatakan, pelaku yang merupakan warga Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel) ini ditangkap pada Rabu (18/3/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

"Pelaku kita amankan di rumah Kades Kertasari tanpa perlawanan," kata Rahmat kepada wartawan, Minggu (22/3/2020).

Rahmat menambahkan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari orangtua korban. Saat itu, orangtua korban melapor ada tindakan percobaan pemerkosaan terhadap anaknya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika percobaan pemerkosaan itu terjadi pada Jumat (6/3/2020) sekitarpukul 09.00 WIB di Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

"Pelaku diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur atau perbuatan cabul terhadap korban yang diduga menderita keterbelakangan mental," kata Rahmat.

Kejadian itu bermula, lanjut Rahmat, saat korban hendak mandi di sumur di dekat rumahnya. Mengetahui hal itu, pelaku kemudian memanggil korban.

Sadar ada yang memanggil, korban langsung menghampiri pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban ke belakang rumah dan membawa korban ke kebun.

"Pelaku diduga mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya seperti suami istri," kata dia.

Beruntung, kata Rahmat, aksi pelaku dipergoki warga. Merasa malu, pelaku kemudian pergi dari tempat kejadian. Saksi kemudian mengajak korban pulang dan melaporkan kejadian itu ke orangtua korban.

"Orangtua korban yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke kami," kata Rahmat.

Pelaku saat ini masih ditahan dan menjalani pemeriksaan terkait dugaan pemerkosaan terhadap korban.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto