Pria Tewas Diduga Dianiaya Petugas Perusahaan di Labura, Keluarga Bawa Jenazah ke Polsek
Sementara itu, Humas PT Agrinas Palma Nusantara, Hendri membantah adanya tindakan penganiayaan sebagaimana yang dituduhkan pihak keluarga korban.
"Tidak ada penganiayaan, dua orang kami amankan ke mess untuk diinterogasi dan sekarang sudah bebas dua orang itu," ucap Hendri.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya mengatakan, pihaknya telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian. Polisi juga telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi guna mengungkap fakta-fakta dalam peristiwa tersebut.
"Kronologi berawal dari dugaan adanya pencurian buah sawit kemudian dilakukan pengejaran oleh sekuriti perusahaan kemudian mengakibatkan satu orang korban tewas dan sudah kita lakukan terhadap 10 orang saksi, empat di antaranya dari petugas keamanan perusahaan," ujar AKBP Wahyu.
Terkait dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, Kapolres menyebut penyelidikan masih terus dilakukan bersama Subdenpom Rantauprapat untuk mendalami informasi yang berkembang.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban serta menentukan pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.
"Sementara kita masih lakukan pemeriksaan didampingi Subdenpom Labuhanbatu. Nanti hasil pemeriksaan dan penetapan tersangka kita informasikan lebih lanjut karena hari ini masih pemeriksaan," ucapnya.
Editor: Kurnia Illahi