Puting Beliung Terjang 4 Desa di Gunungsitoli, Puluhan Rumah Rusak

Antara · Rabu, 19 Februari 2020 - 13:18 WIB
Puting Beliung Terjang 4 Desa di Gunungsitoli, Puluhan Rumah Rusak
Sejumlah rumah warga yang rusak diterjang puting beliung di Kota Gunungsitoli, Sumut, Rabu (19/2/2020) dini hari. (Foto: Antara)

GUNUNGSITOLI, iNews.id – Angin puting beliung menerjang empat desa di Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (19/2/2020). Bencana yang terjadi dini hari tadi itu mengakibatkan puluhan rumah warga rusak. Sementara korban jiwa tidak ada.

Empat desa di wilayah pemekaran Kabupaten Nias itu yang terkena dampak puting beliung, yakni Desa Moawo, Desa Saewe, Desa Hilihao, dan Kelurahan Ilir.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Gunungsitoli Kasieli Zega mengatakan, saat ini petugas masih mendata dan berkoordinasi terkait musibah tersebut. Pemkot masih akan menentukan status bencana yang terjadi, apakah dapat dikategorikan sebagai bencana daerah.

Penentuan bencana sebagai bencana daerah dilakukan untuk bisa memberikan bantuan lebih baik kepada para korban sesuai kriteria kerusakan yang terjadi. Dengan begitu, para korban juga tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan bantuan.

“Saat ini kita bisa memberikan bantuan, tetapi jumlahnya tidak memadai. Kami harus berkoordinasi untuk menentukan bencana yang terjadi sebagai bencana daerah,” kata Kasieli Zega di Gunungsitoli.

Camat Gunungsitoli Mario Zebua mengatakan, saat ini pihaknya masih mendata rumah warga yang rusak di Desa Moawo, Desa Saewe, Desa Hilihao, dan Kelurahan Ilir, akibat puting beliung. Sesuai data sementara, rumah yang rusak di Kelurahan Ilir tiga unit, di Desa Moawo 32 unit, Desa Saewe 20 unit, dan Desa Hilihao sebanyak 10 unit.

“Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam itu. Sementara jumlah korban luka masih dalam pendataan petugas di lapangan,” katanya.


Editor : Maria Christina