Refocusing Anggaran Tahap II, Pemprov Sumut Fokus ke Aspek Sosial dan Ekonomi

Stepanus Purba ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 03:01:00 WIB
Refocusing Anggaran Tahap II, Pemprov Sumut Fokus ke Aspek Sosial dan Ekonomi
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Whiko Irwan menyampaikan keterangan pers secara live streaming, Jumat (3/7/2020). (Foto: Pemprov Sumut)

MEDAN, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempersiapkan refocusing anggaran tahap II sebesar Rp500 miliar yang fokus ke aspek sosial dan ekonomi. Sebab, pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga aspek sosial dan ekonomi yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Whiko Irwan mengatakan, di tahap awal, Pemprov Sumut telah menerapkan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan kapasitas pelayanan kesehatan. Kemudian, menahan penurunan daya beli masyarakat melalui program jaring pengaman sosial.

“Pada tahapan berikutnya, kebijakan Pemprov Sumut akan berfokus pada upaya penanganan dampak ekonomi atau lebih dikenal dengan program stimulus ekonomi,” kata Whiko dalam keterangan pers secara live streaming, di Media Center Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (3/7/2020).

Berdasarkan berbagai analisis dan kajian yang telah dilakukan, katanya, strategi perbaikan ekonomi di Sumut berfokus pada tiga akselerasi ekonomi. Selain alokasi anggaran untuk usaha dan industri padat karya, penguatan sektor riil dan UMKM, juga penguatan ketahanan pangan.

“Tujuannya untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi,” katanya.

Whiko mengatakan, untuk itu, dibutuhkan upaya penanganan yang dapat memutar kembali roda perekonomian yang sempat terhenti. Kebijakan pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penanganan kesehatan, namun juga pada dampak sosial ekonomi yang terjadi di masa pandemi ini.

“Karena itu Pemprov Sumut saat ini sedang memasuki refocusing tahap II dengan alokasi yang tidak terlalu berbeda dengan tahap pertama, yakni sekitar Rp500 miliar,” ujar Whiko.

Whiko juga menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Sumut hingga 3 Juli 2020 pukul 17.00 WIB. Pasien sembuh bertambah 13 menjadi 437 orang, pasien meninggal bertambah 1 orang menjadi 101 orang. Sementara kasus positif bertambah 33 menjadi 1.723 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 252 orang.

“Kami akan selalu mengingatkan untuk gunakan masker pelindung hidung dan mulut, jaga jarak 1-2 meter, cuci tangan dengan sabun dan air serta hindari kerumunan orang banyak,” ujar Whiko.


Editor : Maria Christina