Sengketa Lahan di Deliserdang, Kelompok Tani dan Pemilik Lahan Bentrok

Ahmad Ridwan Nasution ยท Senin, 26 April 2021 - 16:02:00 WIB
Sengketa Lahan di Deliserdang, Kelompok Tani dan Pemilik Lahan Bentrok
Suasana bentrokan sengketa lahan di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. (foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

DELISERDANG, iNews.id - Sengketa lahan berujung bentrokan terjadi di Jalan Meteorologi, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, Senin (26/4/2021). Warga kelompok tani bersitegang dengan organisasi kepemudaan (OKP) yang mendukung pihak pengembang pemilik lahan tersebut.

Bentrokan ini terjadi akibat pemagaran areal lahan kebun dengan beton. Warga protes lantaran tembok pembatas setinggi kurang lebih 3 meter berdiri di atas lahan.

Dalam rekaman video yang diterima iNews, para warga didominasi emak-emak bahkan banyak yang menangis. Mereka meminta tolong agar pembangunan tembok tidak dilanjutkan. Namun ada sekelompok orang yang melawan protes warga hingga terjadi aksi saling dorong.

Mesakhi Loi warga setempat mengatakan, aksi warga ini sebagain bentuk protes karena melihat adanya pembangunan tembok di atas lahan kebun mereka.

"Makanya kami tadi bergerak, sampai mamak-mamak dan anak-anak ikut. Kami udah lama bercocok tanam di sini tapi malah mau ditembok," ujarnya.

Situasi berangsung kondusif setelah anggota Polsek Perceu Sei Tuan datang ke lokasi dan menenangkan kedua kelompok.

"Untuk antisipasi bentrok, proses pemagaran kami hentikan sementara," ujar Kapolrek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu.

Dia mengatakan, polisi dalam hal ini akan memanggil kedua pihak untuk membicarakan persoalan ini.

"Kami akan panggil kelompok tani dan pemilik lahan untuk mediasi," katanya.

Diketahui, lahan seluas 10 hektare ini merupakan lahan eks PTPN II yang digarap warga untuk bercocok tanam. Namun tiba-tiba muncul OKP untuk menguasai lahan dengan dalih perintah dari pemilik lahan.

Keributan yang terjadi ini merupaan kali kedua. Sebelumnya juga terjadi keributan antara kedua belah pihak namun dapat diredam polisi.

"Saya pastikan situasi saat ini sudah kondusif," kata Kapolsek.

Editor : Donald Karouw